POJOKSATU.ID - Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Tlogowungu Bersatu menggelar aksi unjuk rasa terkait pelaksanaan program MBG di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jumat (27/2/2026).

Dikutip Pojoksatu.id dari instagram @andreli_48 aksi tersebut berlangsung di area GOR Tlogorejo, bertepatan dengan bulan Ramadan.

Menurut keterangan sejumlah warga, aksi dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi atas pelaksanaan program MBG yang dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan tujuan awal pemenuhan gizi anak.

Baca Juga: Hasil RDPU Komisi III DPR dan Keluarga ABK Fandi, Penyidik BNN dan Kajari Batam Dipanggil ke Jakarta

Beberapa orang tua dan murid disebut menyampaikan keluhan terkait menu makanan yang dibagikan.

Mereka menilai program tersebut lebih menyerupai aktivitas penjualan makanan, bukan murni upaya peningkatan gizi bagi anak-anak.

 

Aliansi tersebut menegaskan bahwa aksi dilakukan secara tertib dan damai.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta Maaf Jalan Provinsi di Jabar Masih Bolong, Target 90-100 Persen Mulus Tahun Ini

Mereka berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat mengevaluasi pelaksanaan program agar benar-benar menyasar kebutuhan gizi anak, bukan sekadar penyediaan makanan yang belum tentu sesuai selera maupun kebutuhan nutrisi.

Warga juga menyoroti penggunaan anggaran dalam program tersebut. Mereka meminta adanya transparansi dan evaluasi agar dana yang digunakan benar-benar efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga: Viral Penjual Kejar Pembeli hingga ke Rumah, Ungkap Dugaan Retur Barang Dituker jadi Barang Bekas!

Aksi ini mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Personel kepolisian dan TNI terlihat berjaga di sekitar Kantor Kepala Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, guna memastikan situasi tetap kondusif selama penyampaian aspirasi berlangsung.

Pihak keamanan melakukan pengamanan secara persuasif untuk menghindari potensi gangguan ketertiban umum.

Hingga aksi berlangsung, situasi dilaporkan berjalan tertib tanpa insiden berarti.

Program MBG sendiri sebelumnya digulirkan dengan tujuan mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

Namun dalam pelaksanaannya di beberapa daerah, muncul sejumlah masukan dan kritik dari warga.

Baca Juga: Ramadhan Makin Berkesan di Puncak, The Green Peak ARTOTEL Hadirkan Promo Kamar dan Bukber Spesial

Aksi yang digelar Aliansi Warga Tlogowungu Bersatu ini menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal kebijakan publik di tingkat lokal.

Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti dengan dialog dan evaluasi bersama.

Di tengah suasana Ramadan, warga juga mengajak semua pihak menjaga ketenangan dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan pandangan terkait program tersebut.

Baca Juga: Fandi Terancam Hukuman Mati, Hotman Paris Soroti Peran dan Bukti di Balik Kasus Sea Dragon

Publik kini menanti respons resmi dari pihak terkait mengenai tuntutan dan masukan yang disampaikan dalam aksi tersebut.***