POJOKSATU.id - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dilaporkan telah berangsur pulih setelah sempat pingsan saat menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan jenazah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Upacara tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi para korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kondisi terkini Menteri Trenggono disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, @swtrenggono.

Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan doa masyarakat pascainsiden yang sempat menyita perhatian luas.

Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa Bantuan Dana Pendidikan S-2 dan S-3 Tahun 2026 Muhammadiyah & Bank Aladin Syariah

“Terima kasih atas perhatian dan doa masyarakat semuanya terhadap saya.

Wabil khusus pak @presidenrepublikindonesia @prabowo yang menelpon langsung dan menanyakan kondisi saya hari ini,” tulis Trenggono.

Ia memastikan kini berada dalam kondisi baik.

Berdasarkan hasil observasi dokter, tidak ditemukan gangguan kesehatan serius.

“Saya dalam kondisi baik-baik saja, Alhamdulillah observasi dokter menyatakan tak ada masalah, hanya kelelahan,” ujarnya.

Trenggono mengakui sepekan terakhir menjadi periode yang cukup berat, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental, menyusul musibah kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang menimpa keluarga besar KKP.

Baca Juga: Longsor Bandung Barat Menelan 25 Korban Jiwa, 65 Orang Masih Terkubur

Meski demikian, Trenggono menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan tugas negara.

Di tengah agenda mendampingi Presiden dalam kunjungan ke London dan Davos, ia tetap mengikuti perkembangan dan kondisi jajaran KKP.

Kehadirannya sebagai inspektur upacara pelepasan jenazah disebut sebagai bentuk pendampingan terakhir kepada para pegawai yang gugur.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi, Doni Ismanto Darwin, memastikan kondisi Menteri KKP telah kembali stabil.

Ia menyebut kelelahan yang dialami bersifat sementara dan telah ditangani dengan baik.

Menurut Doni, sebelum menghadiri upacara, Menteri KKP baru saja menyelesaikan perjalanan dinas ke luar negeri dengan agenda yang padat.

Baca Juga: Menteri Hanif Bongkar Fakta Mengejutkan di Cisarua, Kawasan Longsor Dipenuhi Sayuran Asal Amerika Selatan

Meski demikian, Trenggono tetap ingin hadir untuk mendampingi keluarga korban serta berpartisipasi dalam prosesi pelepasan jenazah.

Insiden pingsan terjadi saat prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat dari pihak keluarga kepada negara.

Seusai pernyataan penyerahan dibacakan, terdengar suara berdebam di dalam auditorium yang menandai Trenggono jatuh tak sadarkan diri, sehingga suasana mendadak berubah panik.

Upacara tersebut berlangsung di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta, sebagai penghormatan dan pelepasan bagi Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto yang gugur saat menjalankan tugas.

Di tengah duka mendalam atas kepergian para pegawai terbaik KKP, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa dedikasi dan kemanusiaan sering berjalan beriringan, meninggalkan jejak keteladanan yang patut dikenang.***