POJOKSATU.id- Insiden pingsannya Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, saat upacara pelepasan jenazah tiga pegawai KKP korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, mendadak menyedot perhatian publik.

Peristiwa yang berlangsung di Auditorium Madidihang AUP, Jakarta Selatan, itu viral karena terjadi di tengah suasana duka.

Namun di balik itu, tak banyak yang mengetahui rekam jejak panjang dan kontribusi Trenggono yang terentang jauh sebelum dirinya berdiri sebagai menteri.

Baca Juga: Sayur Dapur Bikin Lereng Ambruk? Kentang, Kol,Kubis dan Paprika Masuk Radar Penyebab Longsor!

Pihak KKP dan Wakil Menteri Didit Herdiawan memastikan, pingsannya Trenggono bukan dipicu penyakit serius.

Ia disebut kelelahan setelah agenda kerja padat, termasuk perjalanan dinas luar negeri bersama Presiden.

Kondisinya pun telah stabil usai mendapatkan perawatan. Insiden ini sekaligus membuka perbincangan baru.

Baca Juga: Status PPPK Paruh Waktu Dinilai Tak Pasti, Pemerintah Kaji Skema Naik ke Penuh Waktu

Siapa sebenarnya sosok di balik jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan ini?

Trenggono adalah figur yang memiliki perjalanan panjang sebagai profesional dan teknokrat.

Lahir di Semarang, ia mengawali karier bukan di politik, melainkan sebagai programmer dan system analyst di Astra Group.

Baca Juga: WOW! PIP 2026 Menjangkau 19,48 Juta Siswa, Ini Fakta Kenaikan Kuotanya

Dari dunia teknologi itulah ia tumbuh menjadi pengusaha besar, mendirikan perusahaan infrastruktur telekomunikasi seperti Solusindo Kreasi Pratama dan TRG Investama.

Ia juga pernah menjabat Komisaris PT Tower Bersama, salah satu perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Indonesia.

Perjumpaannya dengan politik terjadi jauh setelah ia mapan di dunia industri.

Trenggono pernah menjadi Bendahara Umum PAN, kemudian berperan sebagai bendahara tim pemenangan Joko Widodo di Pilpres 2014 dan 2019.

Dari sanalah ia masuk ke lingkaran pemerintahan dan ditunjuk sebagai Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Prabowo Subianto pada 2019.

Baca Juga: Sayur Dapur Bikin Lereng Ambruk? Kentang, Kol,Kubis dan Paprika Masuk Radar Penyebab Longsor!

Setahun kemudian, ia dipercaya Presiden Jokowi menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP.

Yang menarik, Trenggono kembali dilantik sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini menjadikannya salah satu menteri langka yang memegang jabatan sama dalam dua kabinet berbeda.

Baca Juga: Sayur Dapur Bikin Lereng Ambruk? Kentang, Kol,Kubis dan Paprika Masuk Radar Penyebab Longsor!

Dalam tugasnya di KKP, Trenggono dikenal mendorong konsep Ekonomi Biru atau Blue Economy sebuah pendekatan yang menggabungkan konservasi laut dengan optimalisasi pemanfaatan sumber daya perikanan.

Di bawah arahannya, Indonesia memperluas kawasan konservasi, mengembangkan sistem penangkapan ikan terukur berbasis kuota.

Hingga melibatkan nelayan dalam pengurangan sampah laut.

Baca Juga: WOW! PIP 2026 Menjangkau 19,48 Juta Siswa, Ini Fakta Kenaikan Kuotanya

Upayanya ini mendapat pengakuan internasional, termasuk gelar Champion Ocean Account dalam ajang global di Prancis.

Di tengah padatnya aktivitas itu, Trenggono masih menjalani studi S-3 di ITB.

Dedikasi itulah yang membuat insiden pingsan tidak lagi dipandang sebagai kelemahan, tetapi gambaran nyata beratnya tanggung jawab seorang pejabat negara.

Viral karena tumbang, tetapi selama ini berdiri kuat mengemban tugas di balik layar.

Dan justru dari peristiwa itulah publik kini menoleh pada sosok Sakti Wahyu Trenggono lebih dalam.

Bukan hanya menteri yang jatuh pingsan, tetapi teknokrat, reformis kebijakan, sekaligus pekerja keras yang kiprahnya sering luput dari sorotan.***