POJOKSATU.ID - Kementerian Sosial bergerak cepat dalam menanggulangi dampak bencana alam yang melanda wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sejumlah bantuan logistik telah dikirimkan dari Gudang Induk Bekasi guna memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat yang terpapar banjir, tanah longsor, hingga angin kencang di berbagai titik.
Dampak Kerusakan dan Sebaran Wilayah Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang terjadi pada Jumat (23/1/2026) memicu luapan sungai dan pergeseran tanah.
Tercatat ada 33 titik longsor yang tersebar di wilayah seperti Kecamatan Tenjo, Caringin, Cigombong, dan Megamendung.
Baca Juga: Dalam Mekanisme Seleksi Sekolah Rakyat, Kemensos Terapkan Verifikasi Berlapis Berbasis DTSEN !
Sementara itu, banjir merendam pemukiman di Desa Cibunar dan Desa Tamansari dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter.
Selain banjir dan longsor, angin kencang juga dilaporkan menerjang empat kecamatan, yakni Ciomas, Ciawi, Gunung Putri, dan Bojonggede.
Berdasarkan data terkini, bencana ini berdampak pada 1.485 jiwa, di mana 121 orang di antaranya terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Meski menyebabkan kerusakan pada ratusan rumah warga dengan kategori ringan hingga berat, peristiwa ini dilaporkan tidak memakan korban jiwa.
Baca Juga: Kemensos Percepat Perluasan Sekolah Rakyat, Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Berkolaborasi
Upaya Penanganan dan Distribusi Bantuan Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk mempercepat proses distribusi.
Selain mengirimkan personel untuk melakukan kajian cepat dan evakuasi, pihak kementerian telah menyalurkan berbagai kebutuhan pokok bagi pengungsi, di antaranya:
Logistik Pangan: Masing-masing 500 paket makanan dan lauk pauk siap saji.
Perlengkapan Tidur: 150 lembar selimut dan 150 unit kasur.
Kebutuhan Keluarga: 150 paket family kit dan 100 paket kidsware untuk kebutuhan anak-anak.
Hunian Darurat: 100 lembar tenda gulung serta 20 unit tenda keluarga khusus.
Hingga saat ini, kondisi banjir di beberapa lokasi dilaporkan mulai menyusut, meski sebagian pemukiman masih tergenang air dengan ketinggian sekitar 10 hingga 30 sentimeter.
Petugas di lapangan tetap bersiaga untuk melakukan penanganan lebih lanjut dan memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi selama masa pemulihan.***
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala




