POJOKSATU.ID- Seorang wanita berusia 18 tahun lompat dari peron kereta di Stasiun Gondangdia, Jakarta hingga merenggut nyawanya.
Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengungkapkan jika korban diduga melakukan tindakan berbahaya dengan melompat ke jalur rel saat Kereta Api Gajayana akan melintas. Diketahui, kejadian terjadi sekitar pukul 17.50 WIB.
“Petugas Pengamanan Stasiun Gondangdia yang sedang berdinas di Peron 1 Stasiun Gondangdia mendapati salah satu pengguna melakukan tindakan berbahaya dengan melompat ke rel saat kereta api jarak jauh melintas,” kata Karin, Kamis (22/1/2-26).
Baca Juga: Universitas Al-Ghifari Bandung, Ikhtiar Mencerdaskan Umat Berbasis Nilai Islam dan Budaya Sunda
Sebelumnya korban telah di evakuasi langsung oleh petugas Stasiun Gondangdia karena kondisi luka yang serius ke Rumah Sakit PGI Cikini dan masih bernyawa.
“Dilakukan pemeriksaan awal di Pos Kesehatan Stasiun. Pengguna mengalami luka serius dan dilarikan ke Rumah Sakit PGI Cikini utuk dilakukan pertolongan,” kata Karina.
Namun, korban dinyatakan meninggal dunia saat perjalanan menuju Rumah Sakit.
Sementara itu, Kepala Stasiun Gondangdia, Satria Tarta Gunada mengatakan jika informasi kejadian tersebut berawal dari laporan petugas sekurity Stasiun Gondangdia yang bertugas di peron 1 atas nama Daniel.
Ia juga mengungkapkan identitas korban, yang ternyata merupakan seorang perempuan dengan kelahiran tahun 2007.
Baca Juga: Jabodetabek Lumpuh Daging! Los Pedagang Kosong, Harga Sapi Meledak Jadi Biang Kerok Mogok Massal
“Kebetulan pas loncat kereta masuk. Jenis kelamin perempuan dengan identitas tadi atas nama Aisyah. Pancoran, Jakarta dengan usia kelahiran tahun 2007,” ujar Satria, Rabu (21/1/2026).
Peristiwa tersebut menuai respon dari beberapa orang, selain turut berduka ada beberapa yang memberikan doa atas kepergian korban.
“Innalilahi wa innalilahi rojiun” tulis @wid***
Salah satu akun mengatakan, jika seberat apapun kehidupan jangan mengakhiri hidup dan buktikan bahwa bisa menang.
“Guys plis bgt seberat apapun jgn bundir ya, kalian gaboleh kalah dari hidup… tantangin diri kalian sendiri buktiin kalo kalian pasti menang dan hidup sampe akhir walopun compang camping.. jd pastiin ga kalah ya” tulis @3wahyum**
Baca Juga: Peras Mantan Pacar Bakal Sebar Foto Gituan, Pria Asal Lampung Tengah Diciduk Polisi
“Semoga ia tenang disisi Nya istirahat dengan damai RIP,” tulis @zakari***
Salah satu akun mengaku sebagai saudara korban, dan meminta korban agar tenang dialam sana. Ia juga mengatakan jika korban masih bersekolah kelas 12 SMK.
“Itu sodara saya ka semoga tenang alam sana ya ka doain aja,” tulis @alvinsptr8
“Iya masih,” tulis akun @alvinsptr8
Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bahwa mengakhiri hidup bukanlah jalan keluar dari persoalan apa pun. Setiap beban yang terasa berat tetap layak diperjuangkan, dan setiap nyawa memiliki nilai yang tak tergantikan.***



