POJOKSATU.id - Rapat Komisi VI DPR pada 21 Januari 2026 mendadak jadi sorotan warganet setelah Eko Patrio kembali tampil di ruang sidang dan melontarkan peringatan yang bernada satir namun penuh makna.

Kejadian itu sontak viral apalagi ketika Eko menyinggung insiden lamanya yang masih membekas kuat di ingatan publik.

Dalam rapat terbuka tersebut Eko Patrio mengingatkan seluruh peserta rapat agar tetap fokus. Ia membuka ucapannya dengan kalimat yang langsung memancing perhatian.

Baca Juga: Soal Keluhan Jadwal Dokter, RS Izza Karawang Jemput Bola Temui Pasien

“Ayo semangat, emang jam-jam segini jam-jam ngantuk. Hati-hati ya,” ucapnya dikutip pojoksatu.id dari TV Parlemen dan Instagram ntvnews.id 21/1/2026

Tak berhenti di situ, ia menambahkan potongan kalimat lain yang terlihat jelas mengarah pada pengalamannya di masa lalu.

“Karena ini rapat terbuka, saya ingatkan mitra dan anggota mukanya, matanya dibuka. Tolong, hmm pada ngantuk semua nih. Kasihan nanti saya."

Baca Juga: Sejarah STIE Ekuitas, Bertransformasi Menuju Universitas Unggul Berkelas Global 2045

"Yang orang luar lihat, kasihan nanti digoreng-goreng lagi.”

Ucapannya itu langsung mengingatkan publik pada insiden Agustus 2025, ketika Eko Patrio viral karena berjoget di dalam Gedung DPR.

Kejadian itu memicu kemarahan ratusan massa rumahnya sampai dijarah, dan ia pun harus menerima sanksi skorsing selama beberapa bulan.

Baca Juga: Soal Keluhan Jadwal Dokter, RS Izza Karawang Jemput Bola Temui Pasien

Trauma itu tampaknya masih melekat hingga kini.

Setelah kembali aktif dalam rapat resmi, Eko mengaku mengeluarkan peringatan tersebut agar semua pihak berhati-hati dan tidak memberi celah bagi publik atau media untuk memelintir situasi.

Ia menegaskan bahwa yang ia lakukan hanyalah bentuk antisipasi agar tidak digoreng media lagi.

Rapat tersebut pun tetap berjalan namun sorotan publik justru mengarah pada bagaimana Eko mencoba menjaga citra.

Sekaligus membangun kembali kepercayaan setelah badai besar tahun 2025.***