POJOKSATU.id – Sebuah video yang menampilkan biduan dangdut berjoget di sebuah acara peringatan Isra Miraj di Banyuwangi mendadak menggegerkan publik.

Tayangan itu menyebar cepat di media sosial sejak Jumat malam dan langsung memancing gelombang kemarahan dari warganet.

Banyak yang tak habis pikir acara keagamaan bisa berubah menjadi tontonan hiburan yang dinilai tidak pantas.

Baca Juga: Merasa Tak Aman Jadi PPPK, Banyak ASN Kontrak Kini Mulai Berjuang Meraih PNS

Dalam video itu, terlihat seorang biduan berpakaian mencolok naik ke panggung dan berjoget diiringi musik dangdut.

Sorotan kamera warga memperlihatkan beberapa orang menonton dari dekat.

Publik pun langsung bereaksi keras. Komentar bernada geram hingga kecaman memenuhi lini masa.

Baca Juga: Tren Hipnoterapi Meningkat di Zaman Now, Sibuk, Cemas, Tertekan hingga Medsos Jadi Pemicu, Ini Penjelasannya

Banyak yang menilai insiden tersebut mencederai kesakralan acara yang seharusnya berlangsung khidmat.

Di tengah viralnya video, panitia acara akhirnya buka suara.

Dilansir kompas.com Ketua panitia, Muhammad Hadiyanto, mengakui bahwa hiburan dangdut memang ditampilkan setelah acara pengajian selesai.

Baca Juga: Merasa Tak Aman Jadi PPPK, Banyak ASN Kontrak Kini Mulai Berjuang Meraih PNS

Namun ia tidak menyangka jika rekaman itu akan memantik kemarahan sebesar ini.

Dengan nada menyesal, ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi.

Tak berhenti di situ, pihak kepolisian turut memanggil panitia untuk dimintai klarifikasi.

Polsek Songgon turun langsung mengecek lokasi sekaligus menelusuri bagaimana penampilan biduan itu bisa muncul dalam rangkaian acara peringatan Isra Miraj.

Langkah ini dilakukan setelah video viral memancing perhatian luas, termasuk dari tokoh agama setempat.

Baca Juga: Gugatan Rp4,8 Triliun! Pemerintah Resmi ‘Menyerang’ 6 Perusahaan Perusak Lingkungan

Gelombang reaksi publik belum mereda. Banyak warga menyayangkan keputusan menghadirkan hiburan yang dinilai tidak sesuai konteks acara.

Meski panitia telah meminta maaf, kontroversi ini masih menjadi perbincangan hangat karena benar benar diluar nalar***