POJOKSATU.ID - Pembangunan Stadion atau Lapangan Gaspa di Kota Palopo yang menelan anggaran miliaran rupiah kini menjadi sorotan publik.
Sejumlah warga mengaku kecewa dengan hasil proyek tersebut yang dinilai belum sebanding dengan besarnya dana yang telah digelontorkan.
Kekecewaan warga mencuat setelah kondisi lapangan dan fasilitas stadion ramai diperbincangkan.
Baca Juga: Ramai Disorot, KSAD Buka-bukaan Soal Sumur Rp150 Juta: Ini untuk Satu Desa, Bukan Satu Rumah
Salah satu hal yang paling disoroti adalah kualitas lapangan, khususnya bagian rumput yang disebut-sebut hanya menggunakan material terpal, bukan rumput alami maupun sintetis standar lapangan olahraga.
“Kalau lihat anggarannya miliaran, tapi hasilnya seperti ini, wajar kalau masyarakat kecewa,” ujar salah satu warga Palopo yang kerap beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.
Selain soal rumput lapangan, warga juga menilai fasilitas pendukung Stadion Gaspa belum maksimal.
Mulai dari kenyamanan area penonton, kelengkapan sarana olahraga, hingga aspek keamanan dianggap belum memenuhi harapan masyarakat.
Padahal, stadion tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga dan ruang publik yang representatif bagi warga Palopo.
Lapangan Gaspa selama ini dikenal sebagai salah satu ikon olahraga di Kota Palopo.
Baca Juga: Layanan KA Tambahan Masih Beroperasi hingga 31 Januari 2026
Karena itu, masyarakat berharap proses revitalisasi atau pembangunan yang dilakukan dapat meningkatkan kualitas dan fungsi stadion, bukan justru menimbulkan persoalan baru.
Kritik warga semakin menguat karena stadion tersebut digadang-gadang menjadi fasilitas olahraga modern.
Dengan anggaran yang besar, masyarakat menilai seharusnya kualitas pembangunan bisa lebih baik dan sesuai standar.
Baca Juga: Kumpulkan Menteri dan Wamen di Hambalang, Prabowo Kembali Klaim Sanggup Hadapi Bencana di Sumatera
“Kalau hanya seperti ini, kesannya anggaran besar tapi tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar warga lainnya.
Sorotan publik ini juga memunculkan pertanyaan mengenai perencanaan dan pengawasan proyek.
Warga mempertanyakan apakah pembangunan telah melalui perencanaan yang matang serta pengawasan yang ketat agar hasilnya sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Kasus Solar Subsidi di Tol Jagorawi, Pertamina Regional JBB Blokir QR Code Bermasalah
Sebagian masyarakat berharap pemerintah daerah segera memberikan penjelasan secara terbuka terkait penggunaan anggaran dan spesifikasi teknis pembangunan Stadion Gaspa.
Transparansi dinilai penting untuk meredam kekecewaan sekaligus memastikan proyek benar-benar berpihak pada kepentingan publik.
Di sisi lain, stadion tersebut sejatinya diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh berbagai kalangan, mulai dari atlet lokal, pelajar, hingga komunitas olahraga.
Namun dengan kondisi saat ini, warga khawatir lapangan tidak aman dan kurang layak digunakan untuk kegiatan olahraga dalam jangka panjang.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa pembangunan fasilitas publik tidak hanya soal menyerap anggaran, tetapi juga memastikan kualitas, keamanan, dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Warga Palopo berharap Stadion Gaspa segera dibenahi agar sesuai dengan tujuan awal pembangunan dan dapat menjadi kebanggaan daerah.***




