POJOKSATU.id, JAKARTA— Presiden Prabowo kembali mengklaim sanggup menghadapi bencana di tiga provinsi di Sumatera yaitu Aceh, Sumut dan Sumbar.

Hal ini disampaikan Prabowo Subianto saat mengumpulkan anggota Kabinet Merah Putih dalam retret di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Dalam beberapa kesempatan, termasuk di sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025), Prabowo menegaskan bahwa Indonesia mampu atasi bencana di Sumatera tanpa bantuan asing.

Prabowo menilai pemerintah memiliki kekuatan menghadapi bencana di sejumlah provinsi.

Baca Juga: Viral! Masuk Kapal Feri Diminta Bayar Rp4 Ribu, Dugaan Pungli Jasa Keset di Gilimanuk Ramai Dipersoalkan

"Saudara-saudara sekalian, kita memahami bahwa kondisi bangsa kita penuh dengan tantangan dan cobaan. Yang terakhir tentunya kita memahami benar bencana-bencana yang terjadi di 3 provinsi, di Aceh, tapi beberapa juga di tempat-tempat lain,” kata Prabowo saat retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).

Di Jawa Barat juga, di Jawa Timur, di Jawa Tengah, di beberapa tempat lain," katanya lagi.

Prabowo mengatakan sejumlah provinsi dilanda bencana, bukan saja di Sumatera.

Prabowo menyebut pemerintahannya bisa menghadapi dan menangani bencana tersebut.

Baca Juga: Kasus Solar Subsidi di Tol Jagorawi, Pertamina Regional JBB Blokir QR Code Bermasalah

"Jadi, Saudara-saudara, kita hadapi itu, dan dengan kita hadapi itu, kita memahami benar bahwa ternyata negara kita sesungguhnya memiliki kekuatan," ujar Prabowo.

Pembuktian itu, kata Prabowo, tidak hanya kepada masyarakat, tapi juga kepada elite dan pemerintah itu sendiri. Prabowo berjanji akan membuktikan kekuatan tersebut pada tahun ini.

"Negara kita telah mampu, dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita, dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri, elite kita, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan.

“Kita memahami itu, dan kita terus telah membuktikan itu, di tahun 2025, dan akan kita buktikan di tahun 2026 ini," katanya.

Berita sebelumnya, Pemerintah menegaskan kesiapan dan kemampuan nasional dalam menangani bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa meskipun banyak pemimpin negara sahabat menawarkan bantuan, Indonesia memilih mengandalkan kekuatan sendiri karena kapasitas penanganan bencana dinilai memadai.

“Saya ditelepon banyak pimpinan kepala negara ingin kirim bantuan, saya bilang, ‘Terima kasih, konsen Anda, kami mampu. Indonesia mampu mengatasi ini,’” kata Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12).

Presiden menekankan bahwa negara memiliki perangkat yang kuat dan terlatih, mulai dari TNI, Polri, BNPB, hingga Basarnas.

Seluruh unsur tersebut bergerak terpadu dalam operasi kemanusiaan, termasuk pengerahan puluhan helikopter dan belasan pesawat untuk menjangkau daerah terdampak yang sulit diakses.***