POJOKSATU.ID - Kesal karena sapi miliknya kerap hilang saat pulang ke kandang, seorang warga di Kalimantan Selatan akhirnya menemukan cara cerdik untuk mengungkap pelaku pencurian.
Ia memutuskan memasang alat pelacak Global Positioning System (GPS) di leher sapi-sapinya.
Keputusan tersebut ternyata membuahkan hasil. Kecurigaan sang pemilik terbukti setelah salah satu sapi kembali menghilang.
Baca Juga: HEBOH! Gaji Honorer Lebih Tinggi dari PPPK Paruh Waktu, Ada Apa?
Namun kali ini, ia tidak lagi kebingungan mencari jejak, karena pergerakan sapi bisa dipantau secara langsung melalui sinyal GPS.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian pencurian tersebut terjadi pada Minggu (4/1/2026).
Saat menyadari sapi miliknya tidak kembali ke kandang, korban segera memeriksa posisi GPS yang terpasang di leher hewan ternaknya.
Baca Juga: Selain Gaji Pokok, Ini Deretan 13 Tunjangan ASN yang Melekat dan Tidak Melekat di Gaji
Dari pantauan tersebut, korban mendapati sapi sedang dibawa menjauh dari lokasi kandang dan bergerak tidak wajar.
Merasa ada yang tidak beres, korban langsung melakukan pengejaran sambil terus memantau pergerakan sapi melalui sinyal GPS.
Kecurigaan korban semakin kuat ketika sapi diketahui sedang dibawa menggunakan sebuah mobil.
Dengan bantuan data lokasi dari GPS, korban berhasil melacak titik keberadaan sapi tersebut hingga akhirnya mendapati pelaku saat hendak mengirimkan sapi curian.
Setelah memastikan kejadian tersebut merupakan aksi pencurian, korban segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek terdekat dan meminta bantuan aparat kepolisian.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas.
Baca Juga: Calon Pelamar Wajib Tahu! Ini Batas Usia dan Pengalaman Kerja PPPK Kemenham 2026
Bersama warga, polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian sapi tersebut.
Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan, sementara sapi milik korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar karena metode yang digunakan korban terbilang tidak biasa.
Pemasangan GPS di leher sapi dinilai sebagai langkah cerdas di tengah maraknya kasus pencurian hewan ternak yang meresahkan masyarakat.
Warga setempat mengaku pencurian sapi kerap terjadi, terutama saat malam hari atau ketika hewan dilepas untuk kembali ke kandang.
Tidak sedikit peternak yang mengalami kerugian besar akibat aksi tersebut.
Baca Juga: Capaian Besar Era Prof. Zudan, Implementasi Manajemen Talenta ASN Tumbuh 188 Persen
Dengan terungkapnya kasus ini, warga berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama di wilayah rawan pencurian ternak.
Sementara itu, langkah kreatif korban memasang GPS dianggap bisa menjadi contoh bagi peternak lain untuk mencegah aksi serupa.
Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan pencurian sapi di wilayah tersebut.***




