POJOKSATU.id - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pria bernama Holis Muhlisin yang diduga mendapatkan intimidasi setelah memviralkan kondisi jalan rusak di kampungnya.
Video tersebut langsung memancing perhatian publik karena menampilkan situasi yang disebut-sebut sebagai bentuk pembungkaman terhadap warga yang hanya ingin mempertanyakan transparansi dana desa.
Peristiwa itu terjadi di Desa Manggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Baca Juga: Viral Mobil Pelat RI 25 Serobot Antrean Tol! Publik Geram, Polisi Turun Tangan
Holis awalnya mengunggah kondisi jalan desa yang rusak parah, dengan tujuan agar pemerintah desa memberikan penjelasan soal penggunaan anggaran.
Menurutnya, dana desa semestinya dapat dialokasikan untuk memperbaiki akses jalan yang sudah lama dikeluhkan masyarakat.
Namun niatnya untuk menanyakan transparansi tersebut justru berujung pada kejadian yang membuat publik geram.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @garut_digital.id, terlihat seseorang yang diduga keras merupakan anak dari kepala desa setempat.
Orang tersebut tampak membentak dan memarahi Holis secara langsung, seolah menolak kritik yang disampaikan warga.
Momen itu pun viral dalam waktu singkat. Nada suara yang tinggi, ekspresi kesal, dan sikap intimidatif dalam video membuat banyak warganet naik pitam.
Baca Juga: Viral! Warga Aceh Mengeluh Lumpur Setinggi Orang Dewasa Tak Kunjung Dibersihkan Sudah Satu Bulan!
Banyak yang menilai bahwa tindakan tersebut tidak pantas dilakukan, terlebih terhadap warga yang hanya berusaha menyuarakan keluhan soal kondisi infrastruktur desa.
Holis sendiri diketahui mempertanyakan bagaimana anggaran desa digunakan.
Karena menurutnya jalan rusak yang ia soroti belum mendapatkan perbaikan meski sudah lama dikeluhkan.
Alih-alih diberi penjelasan atau klarifikasi yang bisa meredakan pertanyaan publik, ia justru mendapatkan perlakuan yang membuatnya tertekan.
Warganet pun semakin ramai membahas kasus ini.
Banyak yang mencurigai adanya ketidakterbukaan dalam penggunaan dana desa.
Baca Juga: Viral Mobil Pelat RI 25 Serobot Antrean Tol! Publik Geram, Polisi Turun Tangan
Mereka geram karena bukannya mendengarkan aspirasi warga, pihak yang terkait justru terlihat bersikap defensif dan melakukan tindakan yang membuat suasana makin keruh.
Komentar demi komentar memenuhi kolom unggahan Instagram tersebut.
Sebagian besar meminta agar aparat dan pihak berwenang turun tangan mengusut dugaan intimidasi tersebut.
Baca Juga: Viral! Warga Aceh Mengeluh Lumpur Setinggi Orang Dewasa Tak Kunjung Dibersihkan Sudah Satu Bulan!
Mereka menilai bahwa warga berhak menanyakan transparansi anggaran, apalagi bila menyangkut kebutuhan publik seperti perbaikan jalan.
Tak sedikit pula yang mendesak agar pemerintah daerah atau inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan dana desa Manggalih.
Menurut warganet, reaksi keras yang terlihat di video justru menimbulkan tanda tanya baru tentang apa yang sebenarnya terjadi di desa tersebut.
Baca Juga: Viral Mobil Pelat RI 25 Serobot Antrean Tol! Publik Geram, Polisi Turun Tangan
Kasus ini akhirnya menjadi pembicaraan luas di media sosial.
Banyak yang berharap agar kejadian ini menjadi perhatian serius, bukan hanya karena tindakan intimidatifnya.
Tetapi juga karena sorotan publik terhadap tata kelola anggaran desa yang seharusnya transparan dan bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Warganet pun meminta agar para pihak yang diduga mengintimidasi Holis diberikan tindakan tegas.
Mereka menekankan bahwa warga tidak boleh dibungkam hanya karena menyuarakan keadaan desa dan menuntut perbaikan fasilitas umum yang merupakan hak bersama.***



