POJOKSATU.ID - Nama KH Ma’ruf Amin telah lama menjadi bagian penting dalam perjalanan keagamaan dan kebangsaan Indonesia.

Ulama kelahiran Tangerang ini dikenal memiliki rekam jejak panjang, baik sebagai tokoh agama, pemimpin organisasi keislaman, hingga pejabat negara di level tertinggi.

KH Ma’ruf Amin memulai kiprahnya sebagai ulama yang aktif di lingkungan pesantren dan organisasi Islam.

Baca Juga: 210 Perangkat Desa Lulus SPD 2025, Desa Didorong Jadi Motor Pembangunan Bogor

Ia dikenal luas melalui perannya di Majelis Ulama Indonesia (MUI), tempat ia mengabdikan diri selama puluhan tahun.

Di lembaga tersebut, KH Ma’ruf Amin menempati berbagai posisi strategis hingga dipercaya menjadi Ketua Umum MUI.

Selama di MUI, ia kerap berada di garis depan dalam merespons isu-isu keumatan dan kebangsaan.

Baca Juga: Perkuat ketahanan Pangan, Warga RW 03 Bojongsari Integrasikan Budidaya Ikan dalam ProKlim

Fatwa dan pandangannya sering menjadi rujukan, baik bagi umat Islam maupun pemerintah.

Ia dikenal sebagai figur ulama yang mengedepankan moderasi, keseimbangan, dan kehati-hatian dalam bersikap.

“Saya mengabdikan diri di MUI bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk menjaga kemaslahatan umat dan bangsa,” pernah ujar KH Ma’ruf Amin dalam sebuah kesempatan.

Baca Juga: Jelang Nataru 2025/2026, Gubernur Banten Dampingi Menko PMK dan Kapolri Cek Kesiapan Mudik di Merak

Selain aktif di MUI, KH Ma’ruf Amin juga memiliki peran penting di organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Ia tercatat pernah menjabat sebagai Rais Aam PBNU, posisi tertinggi dalam struktur keulamaan NU.

Peran ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ulama paling berpengaruh di Indonesia.

Baca Juga: Royal Baroe Bersolek, Serang Fair On The Street Siap Digelar 26 Desember

Jejak pengabdian KH Ma’ruf Amin kemudian meluas ke ranah kenegaraan. Pada 2019, ia dipercaya mendampingi Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.

Penunjukan ini menandai babak baru dalam perjalanan hidupnya, dari ulama menjadi negarawan.

Sebagai Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin banyak terlibat dalam isu ekonomi syariah, pengembangan UMKM, serta penguatan moderasi beragama.

Baca Juga: Surat Pengunduran Diri KH Ma’ruf Amin Terungkap, Pimpinan MUI Buka Suara, Ini Alasan Sebenarnya

Ia juga dikenal aktif mendorong peran pesantren dan ekonomi umat sebagai bagian dari pembangunan nasional.

Meski menjabat di posisi strategis negara, KH Ma’ruf Amin tetap menampilkan gaya hidup sederhana dan pendekatan khas seorang kiai.

Sikapnya yang tenang dan cenderung menghindari polemik membuatnya kerap dipandang sebagai figur penyeimbang di tengah dinamika politik nasional.

Seiring bertambahnya usia, KH Ma’ruf Amin mulai mengurangi aktivitas publik.

Baca Juga: Strategi Jitu PMI Depok Maksimalkan Layanan dan Kepercayaan Publik di 2026

Keputusannya mundur dari sejumlah jabatan organisasi menjadi penanda fase baru dalam hidupnya, sekaligus membuka ruang regenerasi kepemimpinan di kalangan ulama.

Rekam jejak KH Ma’ruf Amin mencerminkan perjalanan panjang seorang ulama yang konsisten mengabdi, baik untuk umat maupun negara.

Kiprahnya akan terus menjadi bagian dari sejarah Indonesia modern, terutama dalam upaya merawat harmoni antara agama dan kehidupan berbangsa.***