POJOKSATU.id - Media sosial sejak Minggu siang mendadak riuh.

Jagat maya dibuat kaget setelah sebuah video dan foto yang menunjukkan rakit darurat berisi rombongan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah.

Atau akrab disapa Dek Fadh, terbalik di tengah sungai beredar luas.

Baca Juga: Presiden Prabowo Pilih Keluarkan PP Sikapi Polemik Perpol 10 Tahun 2025 yang Bertentangan dengan MK

Kejadian itu berlangsung di kawasan Pameu, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, pada Minggu (21/12/2025).

Kejadian tersebut terjadi saat rombongan Wakil Gubernur sedang menjalankan agenda peninjauan di wilayah terdampak banjir.

Sejak pagi, Dek Fadh dan timnya telah tiba menggunakan helikopter untuk mempercepat proses distribusi.

Baca Juga: Pengamat Nilai Presiden Prabowo Perkuat Perpol Lewat PP, Kebijakan Polri Makin Naik Kelas

Bantuan sekaligus mengecek kondisi pembangkit listrik yang turut terdampak bencana.

Namun, apa yang terjadi setelah itu justru di luar dugaan. Begitu turun dari heli, rencana perjalanan darat menuju desa terdampak langsung terhambat.

Akses utama menuju lokasi putus total akibat banjir besar dan longsor yang menerjang sejak beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga: Update Pencairan TPG THR Guru 2025, Ini Penjelasan Nominal Rp250 Ribu dan Isu Maret 2026

Tidak ada jalur alternatif. Satu-satunya cara mencapai desa tersebut hanyalah menyeberangi sungai yang arusnya masih deras.

Warga setempat kemudian membuat rakit darurat dari material seadanya sebagai sarana penyeberangan.

Meski sederhana, alat itu menjadi harapan satu-satunya agar rombongan tetap bisa melanjutkan misi kemanusiaan mereka.

Di sinilah momen yang membuat publik tercengang terjadi. Rakit yang seharusnya digunakan untuk beberapa orang saja, dinaiki hingga delapan penumpang.

Beban yang melebihi kapasitas itu membuat rakit tidak stabil sejak awal.

Baca Juga: Presiden Prabowo Pilih Keluarkan PP Sikapi Polemik Perpol 10 Tahun 2025 yang Bertentangan dengan MK

Ketika rakit bergerak menuju tengah sungai, arus tiba-tiba menghantam bagian samping dan membuatnya oleng.

Dalam hitungan detik, rakit terbalik dan seluruh rombongan, termasuk Wakil Gubernur, terpental ke dalam air.

Beberapa detik setelah terbalik itu menjadi momen paling menegangkan.

Baca Juga: Sesepuh NU Sikapi Kisruh PBNU, Minta Ketua Umum Gus Yahya dan Rais Aam Islah Dalam Waktu 3x24 Jam

Beruntung, di lokasi tersebut ada personel TNI dari Yonif TP 854 Dharma Kerkasa Pameu yang sejak awal ikut mendampingi proses peninjauan.

Tanpa menunggu perintah, para prajurit langsung terjun ke sungai dan mengevakuasi satu per satu penumpang rakit.

Dalam situasi yang kacau dan berisiko, para personel TNI bergerak cepat dan terukur hingga akhirnya seluruh rombongan berhasil diselamatkan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Pilih Keluarkan PP Sikapi Polemik Perpol 10 Tahun 2025 yang Bertentangan dengan MK

Dek Fadh dan para anggota rombongan dipastikan selamat tanpa luka serius.

Setelah berada di tepi sungai, mereka sempat mendapat pemeriksaan kesehatan singkat sebelum melanjutkan koordinasi terkait kondisi darurat banjir di wilayah tersebut.

Di media sosial, netizen ramai membahas betapa beruntungnya rombongan tersebut.

Banyak yang menyoroti bahwa sungai yang dilintasi memang tidak terlalu dalam, sehingga masih memungkinkan proses penyelamatan berjalan cepat.

Insiden itu kini viral di berbagai platform, memunculkan diskusi soal standar keamanan peninjauan bencana serta pentingnya kesiapan jalur alternatif di wilayah rawan banjir.***