POJOKSATU.id - Nama Megawati Soekarnoputri kembali menyita perhatian publik.
Sebuah video yang memperlihatkan Ketua Umum PDI Perjuangan itu melontarkan kritik soal pola pemberian bantuan bencana mendadak viral dan memicu kehebohan di media sosial.
Dalam video tersebut, Megawati tampak tengah berbicara dalam sebuah seminar bersama kader PDI Perjuangan.
Baca Juga: Viral! Megawati Ngamuk Soal Damkar Lambat Tangani Kebakaran, Netizen Ikut Geram
Ketika ia menyoroti soal bantuan makanan yang menurutnya sering kali hanya berupa mi instan tanpa henti.
Dengan nada tegas, Megawati mengatakan bahwa bantuan yang diberikan kepada korban bencana seharusnya disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan.
Ia menilai bahwa mi instan bukanlah solusi ideal dalam situasi darurat.
Baca Juga: Rumah Dinas Kajari Bekasi di Zona Amerika Disegel KPK Imbas OTT Bupati Ade Kuswara Kunang
Terlebih karena proses memasaknya membutuhkan air bersih dan api dua hal yang belum tentu tersedia di lokasi bencana.
“Bantuan mesti lihat apa yang diperlukan. Kalau bantuan hanya mi instan, bisa kembung perut,”
ujar Megawati dalam seminar di Jakarta dikutip Pojoksatu.id dari Kumparan 19/12/2025.
Pernyataannya itu sontak membuat publik geger. Banyak yang setuju, banyak pula yang geram. Sebagian netizen merasa bahwa kritik Megawati masuk akal.
Mereka menilai bahwa korban bencana memang memerlukan asupan gizi yang cukup dan makanan yang mudah dikonsumsi, bukan sekadar mi instan yang terus menerus diberikan.
Menurut kelompok yang mendukung, ucapan Megawati justru mengungkap masalah lama yang kerap tidak dibahas secara terbuka.
Namun, tak sedikit pula yang meradang. Ada warganet yang menilai pernyataan tersebut tidak tepat mengingat bantuan apa pun bentuknya tetaplah bantuan.
Baca Juga: Viral! Megawati Ngamuk Soal Damkar Lambat Tangani Kebakaran, Netizen Ikut Geram
Dalam situasi darurat, menurut mereka, masyarakat membutuhkan apa saja yang bisa dikonsumsi segera.
Dan mi instan adalah pilihan paling praktis yang selama ini sering digunakan dalam penanganan bencana.
Di tengah kehebohan itu, Megawati juga menjelaskan alasan di balik kritiknya.
Baca Juga: Rumah Dinas Kajari Bekasi di Zona Amerika Disegel KPK Imbas OTT Bupati Ade Kuswara Kunang
Ia menyebut bahwa pemikiran tersebutlah yang kemudian mendorong dirinya membentuk Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan.
Baguna, jelasnya, memiliki standar khusus ketika terjadi bencana, tim bergerak cepat mendirikan dapur umum untuk menyajikan makanan hangat yang layak konsumsi.
Dapur umum ini, lanjutnya, bersifat kemanusiaan dan terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang.
Baca Juga: Viral! Megawati Ngamuk Soal Damkar Lambat Tangani Kebakaran, Netizen Ikut Geram
Menurutnya, konsep dapur umum jauh lebih manusiawi dan lebih mampu memenuhi kebutuhan gizi korban selama masa tanggap darurat.
Penjelasan itu muncul seakan untuk menegaskan bahwa ia tidak sedang meremehkan bantuan apa pun.
Melainkan mendorong peningkatan kualitas penanganan bencana di Indonesia.
Meski begitu, gelombang reaksi keras tetap tak terbendung. Percakapan soal ucapan Megawati masih terus bergulir, menjadi perdebatan yang membelah opini publik.
Netizen yang pro menilai pernyataan Megawati perlu dipahami situasional dan bertujuan memperbaiki standar bantuan.
Sedangkan kubu kontra menilai komentar tersebut seolah mengkritik masyarakat yang beritikad baik untuk membantu.
Baca Juga: Viral! Megawati Ngamuk Soal Damkar Lambat Tangani Kebakaran, Netizen Ikut Geram
Video itu pun terus beredar, mengundang ribuan komentar.
Terlepas pro dan kontra, satu hal jelas ucapan Megawati kembali memicu diskusi nasional soal bagaimana Indonesia seharusnya menangani bantuan bencana.***




