POJOKSATU.id – Sebuah video curahan hati seorang ibu penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendadak viral di media sosial.
Dalam video yang direkam langsung olehnya, sang ibu membeberkan dugaan adanya “permainan” dalam penyaluran paket makanan untuk anak.
Ia bahkan menghitung isi paket tersebut satu per satu, dan menemukan nilai makanan yang diterima hanya sekitar Rp6.000, jauh di bawah alokasi Rp15.000 per porsi.
Dalam video itu, sang ibu menyampaikan keluhannya langsung kepada Presiden Prabowo.
“Assalamualaikum Pak Presiden saya adalah penerima MBG untuk anak-anak saya. Kalau saran saya Pak, udahin aja Pak,”
ucapnya membuka rekaman suara yang kini menyebar luas.
Baca Juga: Viral! Wanita Ini Urus KTP Pertama Malah Dapat Perlakuan Kasar, Netizen Ikut Naik Darah
Ia menegaskan bahwa dirinya menghargai program makan gratis, namun menilai pelaksanaannya di lapangan tidak sesuai harapan.
Ibu tersebut lalu menunjukkan isi paket makanan yang diterima anaknya.
“Ini dapat dua hari, Pak. Isinya kayak gini,”
ujarnya sembari memperlihatkan roti seharga Rp1.500, apel yang menurutnya “asem banget”.
Baca Juga: Viral! Wanita Ini Urus KTP Pertama Malah Dapat Perlakuan Kasar, Netizen Ikut Naik Darah
hingga tahu isi tiga biji yang ia taksir bernilai Rp1.000.
Setelah dihitung, total harga paket pertama yang diterima anaknya hanya sekitar Rp6.000.
“Bayangin deh Pak, kalau dari atas Rp15.000, turun ke bawah cuma Rp6.000,” katanya tegas.
Baca Juga: Apa yang Dicek Prabowo di Sumatra Barat? Ini Proyek Infrastruktur yang Ditinjau
Tak berhenti di situ, ia juga menunjukkan paket lain yang diterima pada hari berbeda.
Isinya sedikit lebih banyak, namun tetap tidak mendekati nilai Rp15.000.
Ia menghitung keripik tempe Rp1.000, klepon Rp8.500, dan beberapa makanan ringan lainnya.
Baca Juga: Apa yang Dicek Prabowo di Sumatra Barat? Ini Proyek Infrastruktur yang Ditinjau
Totalnya sekitar Rp6.000 hingga Rp8.500. Selisih besar ini membuat sang ibu semakin heran.
“Minimal ambil Rp10.000 lah untuk dibelanjakan. Kalau ini Pak, parah sekali,” ujarnya.
Dalam bagian paling tajam, sang ibu menyebut dugaan adanya penyimpangan. “Ini kayak korupsi yang sangat-sangat kelihatan Pak.
Baca Juga: Apa yang Dicek Prabowo di Sumatra Barat? Ini Proyek Infrastruktur yang Ditinjau
Ini kebangetan lah Pak,” ucapnya dengan nada kecewa.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa tidak semua pelaksana program di daerah bersikap buruk. Namun menurutnya, apa yang diterima anaknya kali ini terlalu jauh dari standar.
Ia bahkan menyarankan agar dana tersebut dialokasikan untuk program lain jika tidak bisa diawasi dengan baik.
“Mending dia alokasikan untuk yang lain Pak, untuk kesehatan gratis atau apa aja gitu,” katanya.
Video tersebut memancing reaksi beragam dari publik. Banyak yang mendukung keberanian sang ibu karena memberikan masukan langsung berdasarkan pengalaman nyata.
Di sisi lain, sejumlah warga ikut membagikan pengalaman serupa, menyoroti kualitas maupun jumlah makanan yang tidak merata antarwilayah.
Baca Juga: Apa yang Dicek Prabowo di Sumatra Barat? Ini Proyek Infrastruktur yang Ditinjau
Polemik ini menegaskan bahwa program besar seperti MBG membutuhkan pengawasan berlapis, terutama pada level pelaksana di lapangan.
Meski program makan gratis menuai apresiasi luas.
Kualitas serta transparansi penyaluran menjadi faktor penting agar manfaatnya benar-benar diterima oleh anak-anak yang menjadi sasaran utama.
Hingga kini, video tersebut terus beredar dan menjadi bahan diskusi hangat di media sosial.
Publik menantikan respons resmi dari pemerintah terkait temuan warga seperti yang ditunjukkan dalam rekaman ini.
Jika benar terdapat selisih harga yang terlalu besar antara anggaran dan produk yang diterima, maka evaluasi terhadap mekanisme penyaluran menjadi sangat mendesak.***




