POJOKSATU.ID - Presiden Prabowo Subianto ke Sumatra Barat dengan meninjau pembangunan jembatan di Padang Pariaman dan proyek Jalan Lembah Anai di Tanah Datar.

Kunjungan ini dilakukan usai Prabowo meninjau Nagari Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, pada pagi hari.

Namun, di balik rangkaian peninjauan tersebut, publik menyoroti minimnya kepastian percepatan pembangunan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan warga.

Baca Juga: Banjir Bandang Tinggalkan Kayu Gelondongan, Warga Diminta Tak Ambil Sembarangan, Potensi Masalah Hukum

Dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo terlihat menjajal langsung jembatan yang masih dalam tahap pembangunan.

Ia beberapa kali berhenti untuk berdiskusi dengan pejabat setempat, seolah memastikan progres proyek yang hingga kini belum rampung.

Namun, tak ada pernyataan tegas mengenai target penyelesaian atau jaminan percepatan pembangunan yang disampaikan ke publik.

Baca Juga: Belum Ada Pengumuman Kelulusan PPG Tahap 3 Periode 4 2025, Peserta Diminta Cermati Informasi Ini

Presiden juga tampak menyapa warga yang berada di ujung jembatan.

Ia menyalami sejumlah masyarakat, termasuk anak-anak yang mengerubunginya untuk bersalaman.

Momen tersebut terekam hangat, tetapi bagi sebagian warga, simbolik semata belum cukup menjawab persoalan nyata yang mereka hadapi akibat infrastruktur yang belum memadai.

Baca Juga: Megawati Minta Pramono Sumbang Rp 2 Miliar, Aksi Solidaritas PDIP Tuai Sorotan di Tengah Duka Bencana

Usai berinteraksi singkat dengan masyarakat, Prabowo kembali menjajal jembatan yang sama sebelum meninggalkan lokasi menggunakan mobil berwarna putih.

Tidak ada penjelasan lanjutan terkait kendala teknis, anggaran, maupun jadwal pasti penyelesaian proyek yang telah lama dinantikan warga setempat.

Di lokasi berikutnya, Presiden meninjau pembangunan Jalan Lembah Anai di Tanah Datar.

Prabowo tampak memeriksa blueprint jalan dan menyaksikan alat berat yang tengah memindahkan bongkahan batu.

Lagi-lagi, kunjungan tersebut lebih banyak menampilkan visual aktivitas proyek ketimbang penjelasan substantif.

Baca Juga: Manajemen PSMS Evaluasi Besar-besaran, Nasih Pemain dan Pelatih Bakal Ditentukan usai Lawan SFC dan Persikad

Terkait solusi jangka panjang atas kerusakan jalan yang kerap menjadi jalur vital penghubung antardaerah di Sumatra Barat.

Prabowo didampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti serta Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.

Kehadiran para pejabat ini memperkuat kesan bahwa proyek infrastruktur Sumbar mendapat perhatian pusat.

Baca Juga: Viral! Mobil Diduga Milik Gubernur Bobby Nasution Hadang Pengendara yang Nekat Lawan Arah, Dipepet Sampe Mundur!

Namun perhatian tersebut dinilai belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kecepatan dan hasil nyata di lapangan.

Sejumlah pihak menilai kunjungan Presiden ke lokasi proyek lebih menyerupai agenda peninjauan rutin tanpa diikuti komitmen konkret yang terukur.

Di tengah kebutuhan mendesak warga akan akses transportasi yang aman dan layak, proyek yang berjalan lambat berpotensi memperpanjang penderitaan masyarakat.

Baca Juga: Kepala BKPSDN Mataram Buka Suara, Kelebihan PPPK Paruh Waktu dan Peluang Jadi Full Time

Setelah meninjau proyek jalan, Prabowo kembali ke kendaraan bermotornya dan dijadwalkan langsung kembali ke ibu kota pada hari yang sama.

Kunjungan singkat tersebut meninggalkan pertanyaan besar, apakah kehadiran Presiden benar-benar akan mempercepat penyelesaian infrastruktur di Sumatra Barat?

Atau sekadar menjadi catatan kunjungan tanpa dampak signifikan.

Di tengah sorotan publik, warga Sumatra Barat masih menunggu bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada seremoni peninjauan.

Melainkan berujung pada penyelesaian cepat dan berkualitas yang benar-benar menjawab kebutuhan rakyat.

Sekian update informasi terkait kunjungan Prabowo Subianto di Tanah Datar yang tinjau langsung renovasi jembatan Padang Pariaman.***