POJOKSATU.id, MEDAN—Jumlah korban meninggal banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut) hingga pekan ketiga bencana atau hari ke-23 pascabencana, 364 orang meninggal dunia, dan 75 orang masih hilang.
Jumlah korban meninggal dan hilang terbanyak saat ini ada di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Ada 10 daerah di Sumut terdampak bencana.
Data ini akan terus berubah menyesuaikan penemuan korban hingga validasi data terbaru.
“Data sementara meninggal dunia 360 orang, hilang 79 orang," kata Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumut Porman Mahulae, Selasa (16/12/2025).
Baca Juga: Miris, Ribuan Warga Lhokseumawe dan Bireuen Aceh Jalan Kaki Tukar Hasil Alam Demi Segenggam Beras
Dalam laporan BPBD Sumut yang dilihat Selasa, jumlah korban meninggal dunia paling banyak saat ini di Kabupaten Tapanuli Tengah yakni 127 orang dan hilang 45 orang.
Di urutan kedua, ada Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) meninggal 86 orang dan hilang 30 orang.
Untuk Tapteng, data Pemkab pada Rabu pagi (17/12), sebanyak 41 orang masih hilang, sementara korban meninggal sebanyak 131 orang.
Bencana banjir maupun longsor terjadi 19 kabupaten/kota di Sumut. Dilaporkan juga terdapat 2.284 orang yang terluka per hari ini.
Jumlah terdampak akibat banjir dan longsor di Sumut mencapai 1.758.276 orang. Sedangkan jumlah pengungsi 21.580 orang.
Baca Juga: Lebih 3 Minggu Bencana Banjir Bandang, 41 Orang Masih Hilang di Tapanuli Tengah, Tapsel 30 Orang
Berikut sebaran korban tewas dan hilang di Sumut hingga Selasa (16/12).
• Kabupaten Tapanuli Tengah: 127 tewas dan 45 hilang (Data Terbaru 131 tewas dan 41 hilang)
• Kabupaten Tapanuli Selatan: 86 tewas dan 30 hilang
• Kota Sibolga: 54 tewas dan 1 hilang
• Kabupaten Tapanuli Utara: 36 tewas dan 2 hilang
• Kabupaten Deli Serdang: 17 tewas
• Kabupaten Langkat: 13 tewas
• Kabupaten Humbang Hasundutan: 10 tewas dan 1 hilang
• Kota Medan: 12 tewas
• Kabupaten Pakpak Bharat: 2 tewas
• Kota Padangsidimpuan: 1 tewas.***




