POJOKSATU.id, MEDAN— Sudah lebih 3 minggu pascabencana banjir bandang dan longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Selatan (Tapsel) sebanyak 71 orang masih belum ditemukan.
Di Tapanuli Tengah, hingga Rabu (17/12), sebanyak 41 orang masih hilang, sementara korban meninggal sebanyak 131 orang.
Di Tapanuli Selatan, korban meninggal sebanyak 86 orang dan belum ditemukan atau hilang sebanyak 30 orang.
Dalam data resmi Pemkab Tapteng disebutkan jumlah meninggal akibat bencana banjir dan longsor di Tapteng ini mencapai 131 orang, sementara korban hilang mencapai 41 orang.
Baca Juga: Berawal dari Drone di Area Tambang, Ini Kronologi Insiden TNI dan 15 WNA China di Ketapang
“Update Data Bencana Banjir Bandang dan Longsor Kabupaten Tapanuli Tengah pada Rabu, 17 Desember 2025 pukul 08.00 WIB. Jumlah penduduk yang terdampak bencana alam sebanyak 296.453 jiwa (73,58%), “ kata Pemkab Tapteng dalam website resminya dilihat Rabu pagi.
Disebutkan, penduduk yang meninggal dunia sebanyak 131 jiwa, penduduk yang luka 26 jiwa, dalam pencarian 41 jiwa, dan jumlah penduduk yang mengungsi sebanyak 10.887 jiwa.
Sementara itu, dalam laporan BPBD Sumut, jumlah korban meninggal dunia paling banyak saat ini di Kabupaten Tapanuli Tengah yakni 127 orang dan hilang 45 orang.
Di urutan kedua, ada Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) meninggal 86 orang dan hilang 30 orang.
Baca Juga: Bencana di Sumatra, Menkes Laporkan ke Prabowo, 600 Nakes Siap Dikirim ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan, Hery Marantika, mengungkapkan hujan turut menjadi kendala dalam proses pencarian orang hilang tersebut.
"Cuaca yang masih sering hujan jadi kendala. Terkait jam dan kapan serta lokasinya, tidak menentu. Kita juga sering mengenal istilah hujan lokal. Terkadang di lokasi yang ada aktivitas SAR-nya, justru di situ hujan," ungkap Hery, Selasa (16/12/2025).
Berikut sebaran korban tewas dan hilang di Sumut hingga Selasa (16/12).
• Kabupaten Tapanuli Tengah: 127 tewas dan 45 hilang
• Kabupaten Tapanuli Selatan: 86 tewas dan 30 hilang
• Kota Sibolga: 54 tewas dan 1 hilang
• Kabupaten Tapanuli Utara: 36 tewas dan 2 hilang
• Kabupaten Deli Serdang: 17 tewas
• Kabupaten Langkat: 13 tewas
• Kabupaten Humbang Hasundutan: 10 tewas dan 1 hilang
• Kota Medan: 12 tewas
• Kabupaten Pakpak Bharat: 2 tewas
• Kota Padangsidimpuan: 1 tewas
Data korban banjir-longsor ini masih fluktuatif dan terus berubah menyesuaikan penemuan korban hingga validasi data.
Korban jiwa diperkirakan terus bertambah dengan masih banyaknya yang belum ditemukan.***




