POJOKSATU.ID - Presiden Prabowo Subianto sampaikan janji langsung kepada para pengungsi korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera.

Kunjungan ini dilakukan usai Prabowo menyelesaikan lawatan luar negerinya ke Pakistan dan Rusia dalam beberapa hari terakhir.

Kehadiran Presiden di lokasi bencana menjadi sinyal komitmen pemerintah untuk mempercepat penanganan dan pemulihan wilayah terdampak.

Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui  teks ini ==> Gerakan Anak Negeri

Sejumlah daerah yang disambangi Prabowo antara lain Kabupaten Langkat di Sumatera Utara, Takengon dan Bener Meriah di Aceh, hingga Aceh Tamiang.

Di setiap lokasi, Prabowo berdialog dengan warga pengungsi, meninjau posko, serta mendengarkan laporan langsung dari pemerintah daerah dan petugas lapangan.

Dalam keterangannya di Medan, Sumatera Utara, 13 Desemebr 2025, Prabowo menyampaikan bahwa telah menyiapkan hunian bagi para pengungsi korban bencana.

Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui  teks ini ==> Gerakan Anak Negeri

Meski belum memaparkan secara rinci, ia menegaskan bahwa kebutuhan tempat tinggal menjadi perhatian utama pemerintahannya.

"Saya disambut dengan sangat baik, dan kita sudah merencanakan alokasi perumahan dan sebagainya,” ujar Prabowo, dikutip dari Detik, 14 Desember 2025.

Selain hunian, Presiden juga menyoroti persoalan aliran listrik yang belum sepenuhnya pulih di sejumlah wilayah terdampak bencana.

Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui  teks ini ==> Gerakan Anak Negeri

Ia mengakui proses pemulihan listrik menghadapi banyak kendala, terutama akibat kondisi geografis dan akses yang masih sulit.

“Pasti masalah listrik ada. Tidak secepat yang kita harapkan, karena kondisi fisik dan kondisi-kondisi alam yang masih kita atasi,” kata Prabowo.

Menurutnya, masih terdapat wilayah yang terendam banjir sehingga menghambat pemasangan jaringan listrik.

Meski demikian, Prabowo optimistis aliran listrik dapat kembali normal dalam waktu dekat.

Prabowo mengatakan, Menara-menara itu sangat berat, kemudian kendala-kendala sebagian masih banjir, sehingga kabel-kabel tidak bisa tembus.

Baca Juga: Minum Kopi dan Makan Gorengan Disebut Picu Deforestasi, Pernyataan Hasan Nasbi Jadi Sorotan

"Tapi insyaallah kita harapkan ya mungkin satu minggu, mudah-mudahan, tapi jangan terlalu berharap,” ujarnya, dikutip dari Detik, 14 Desember 2025.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan instansi terkait yang telah bekerja keras di lapangan.

Ia menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintah dikerahkan untuk mempercepat pemulihan.

Baca Juga: Ketentuan Masa Sanggah PPPK BGN 2025 Resmi Dirilis, Ini Aturan Lengkapnya

Dalam kunjungannya ke Posko Pengungsian Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Sumatera Utara.

Prabowo mengaku telah menerima laporan langsung dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution terkait kekurangan air bersih dan air minum bagi warga terdampak.

“Kekurangan-kekurangan sudah dilaporkan kepada saya, segera kita atasi. Tadi dilaporkan oleh Gubernur kekurangan air bersih, air minum,” kata Prabowo.

Baca Juga: NRG Jadi Kunci TPG Guru Non-ASN, Prosesnya Tak Bisa Dibiarkan Mengalir Sendiri! Ini Cara Mengawal tanpa Menunggu Pasrah

Tak hanya itu, Presiden juga memastikan perbaikan infrastruktur, termasuk tanggul yang rusak akibat bencana, akan segera dilakukan.

Ia menegaskan seluruh kekuatan negara akan dikerahkan untuk percepatan perbaikan.

“Perbaikan tanggul segera kita lakukan. Panglima TNI akan kerahkan, PU akan kerahkan, Angkatan Darat, kepolisian, akan kerahkan semua kekuatan kita,” tegasnya.

Prabowo menutup kunjungannya dengan memastikan pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi dari hari ke hari.

Ia meminta masyarakat tetap tabah dan meyakinkan bahwa negara tidak akan meninggalkan para korban bencana.

“Saudara-saudara adalah bagian dari kami semua. Kalian adalah keluarga kami, kami tidak akan tinggalkan kalian sendiri,” pungkasnya.***