POJOKSATU.ID - Sebuah video yang beredar luas di media sosial memunculkan kesedihan mendalam sekaligus kepedihan bagi masyarakat Aceh.

Dalam rekaman itu, seorang pengguna memperlihatkan kondisi sebuah desa yang disebut nyaris hilang setelah banjir bandang dan longsor melanda wilayah tersebut.

Desa yang sebelumnya menjadi tempat tinggal puluhan keluarga kini berubah menjadi hamparan puing dengan tanah yang terbelah dan struktur bangunan yang tak lagi utuh.

Baca Juga: LOWONGAN KERJA Community Officer di BTPN Syariah! Gaji Kompetitif & THR 2 Kali Gaji untuk Perempuan 18–33 Tahun

Rekaman tersebut memperlihatkan kondisi memprihatinkan di sekitar area permakaman warga.

Dampak longsor membuat sejumlah makam terbuka dan tanah penutupnya terseret arus banjir.

Dalam salah satu titik, terlihat kain kafan yang muncul ke permukaan, memunculkan pemandangan memilukan yang langsung memancing reaksi haru dan duka dari para pengguna media sosial.

Menurut keterangan pemilik akun, area permakaman itu tadinya berada di samping sebuah masjid yang menjadi pusat aktivitas warga.

Baca Juga: Silaturahmi Mengalir, Ride Makin Solid di Keseruan Ngariung Ride HABORA 2025

Ia menyebut bahwa jarak antara masjid dan aliran sungai dulunya mencapai sekitar satu kilometer.

Namun akibat banjir besar, sungai itu disebut telah meluap dan mengikis lahan secara masif sehingga kawasan yang sebelumnya aman kini berada di bibir jurang longsor.

“Dulu jaraknya jauh dari sungai, sekarang tanahnya habis diseret,” tulisnya dalam kolom keterangan video. Dilansir dari Tiktok @dr.lee026

Baca Juga: LOWONGAN KERJA MUM PNM 2025! Tersedia 4 Posisi untuk SMA–S1 di Jakarta hingga Banjarnegara

Ia memperlihatkan bagaimana wilayah tersebut berubah total: tanah merekah, pepohonan tumbang, serta sisa bangunan yang tinggal fondasi.

Sejumlah rumah dilaporkan tersapu bersih tanpa menyisakan bentuk semula.

Video itu segera memicu ribuan komentar dari warganet yang mengungkapkan rasa duka dan simpati.

Baca Juga: Viral! Belum Reda Viral Kayu Gelondongan di Aceh, Kini Pantai Nias Selatan Dipenuhi Kayu Misterius

Banyak yang mengaku tak kuasa menahan air mata melihat kondisi makam warga yang porak-poranda.

Beberapa di antaranya juga mengungkapkan kekhawatiran atas kemungkinan hilangnya identitas sejumlah lahan dan aset warga akibat perubahan drastis bentang alam tersebut.

Bencana yang melanda Aceh selama beberapa hari terakhir memang menyebabkan kerusakan parah di sejumlah kabupaten.

Baca Juga: BCA Buka Lowongan Magang Bakti, Gaji Menarik dan Pelatihan Profesional Menanti

Hujan ekstrem memicu luapan sungai, merobohkan tebing tanah, dan menghantam pemukiman penduduk.

Pemerintah daerah masih melakukan pendataan lanjutan terkait korban jiwa, jumlah pengungsi, serta kerusakan fasilitas umum termasuk masjid, sekolah, hingga jalan desa.

Warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut berharap pemerintah segera turun tangan memberikan perhatian khusus pada lokasi permakaman yang rusak.

Mereka meminta agar pemulihan dilakukan dengan hati-hati dan menghormati nilai-nilai keagamaan, terutama terkait jenazah yang terdampak longsor.

Baca Juga: Ucapan Bahlil Bikin Geger! SPBU Disebut Cocok Jadi Tukang Pijit, Netizen: Tak Pantas!

Hingga kini, pihak pemerintah setempat belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai video viral tersebut.

Namun pemulihan wilayah terdampak banjir disebut menjadi prioritas, termasuk memastikan keselamatan warga yang masih tinggal di sekitar zona rawan.

Video desa yang disebut “hilang” itu kini menjadi simbol kuat betapa dahsyat dampak banjir di Aceh tahun ini.

Selain merusak pemukiman, bencana juga mengguncang sisi emosional masyarakat melalui kerusakan makam dan area suci yang tersapu arus.

Publik berharap penanganan cepat dapat dilakukan agar desa tersebut kembali menemukan harapan setelah diterpa musibah berat.***