POJOKSATU.id - Relawan tim Cimande siap menuju lokasi bencana Sumatera berbekal keahlian pengobatan tradisional dan teknik penyembuhan cedera fisik.
Koordinator tim Cimande, Asep, menyebut tim terdiri dari 3 orang dan sudah berpengalaman.
Bencana banjir bandang di Sumatera ini bukan yang pertama. Sebelumnya mereka juga sudah terjun ke sejumlah wilayah bencana.
Salah satunya adalah ketika bencana gempa Cianjur 2022 lalu serta beberapa bencana lainnya.
Tim juga sudah melakukan persiapan fisik dan mental.
Baca Juga: Wabup Tapsel Apresiasi GAN dan Pemkab Bogor: Kolaborasi Nyata Anak Negeri Hadapi Bencana
"Kami sudah dapat kabar sejak dua hari yang lalu, dan akhirnya kemarin sore ada info lagi bahwa kami fix berangkat bertiga dari Cimande," ujar Asep, Selasa 2 November 2025.
Tim Cimande dikenal memiliki spesialisasi dalam pengobatan tradisional dengan teknik-teknik pengurutan dan pijat.
Berdasarkan asesmen awal terkait korban bencana banjir, tim memperkirakan akan menangani berbagai jenis cedera.
"Yang biasa tim Cimande tangani itu patah tulang, otot kencang, atau salah urat," jelas Asep.
Dalam pelaksanaannya, tim Cimande akan berkolaborasi dengan dokter dan tim medis lainnya.
Jika ada pasien yang membutuhkan penanganan sakit di bagian dalam, mereka akan bekerja sama dengan dokter.
Sebaliknya, apabila ada pasien yang mengalami patah tulang atau cedera serupa yang membutuhkan penanganan pijat, tim Cimande siap mengambil peran.
Asep menyampaikan harapannya untuk wilayah yang tertimpa bencana.
"Harapannya semoga cepat pulih untuk Sumatera. Tidak ada banjir susulan. Mudah-mudahan cuaca bagus," katanya.
Asep juga berharap agar tim relawan diberikan semangat, kesehatan, dan jiwa yang kuat dalam menjalankan misi kemanusiaan ini.***




