POJOKSATU.id - Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Jafar S. Ritonga, menyampaikan rasa terimakasih yang besar atas bantuan Gerakan Anak Nusantara (GAN) serta dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penanganan bencana di wilayahnya.
Ia menilai kerja bersama ini menjadi bukti bahwa solidaritas antar-anak bangsa masih sangat kuat, terutama ketika musibah datang tanpa diduga.
Demikian disampaikan Jafar S Ritonga kepada tim advance Gerakan Anak Negeri yang bertandang ke ruang kerjanya, Selasa 2 November 2025.
"Kesiapan kami untuk penanganan bencana sudah matang," ujar Jafar.
"Pemerintah Tapanuli Selatan sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, dan kita semua bergerak bersama," sambung dia.
Ia menegaskan bahwa setiap bentuk dukungan dari berbagai pihak sangat berarti.
"Bagus sekali. Kita menerima kerjasama itu karena ini soal sinergi. Sama-sama menolong anak negeri, dan kami siap," tegasnya.
Terkait kondisi terkini, Jafar memaparkan hingga Selasa (2/12/2025) terdapat sekitar 70 korban.
Baca Juga: Seminggu Pascabencana, Banyak Korban Longsor Tapteng Belum Bisa Dievakuasi, Petugas Hanya 80 Orang
Sementara sebagian masih tertimbun longsor akibat kerusakan parah di kawasan Garoga.
"Kondisinya memang berat, daerah itu rata habis," jelasnya.
Saat ini pemerintah daerah masih fokus pada fase tanggap darurat.
Tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap jenazah yang masih tertimbun.
Sekaligus melakukan penyemprotan disinfektan di titik-titik yang mulai mengeluarkan bau menyengat.
Ia berharap proses tanggap darurat bisa dipercepat.
Setelah itu, pemerintah akan segera masuk ke tahap rekonstruksi.
"Harapan kami, semua ini bisa selesai lebih cepat. Pemerintah pusat sudah turun, mudah-mudahan segera tertangani," harap Jafar.
Sebelumnya, tim advance yang dipimpin Iqbal Muhammad menerima arahan dari Komandan Resimen Arhanud 2/SSM, Kolonel Arh Drajat Tri Putro.
Tim diarahkan untuk mendirikan posko dekat area TNI, lengkap dengan fasilitas tenda beralas terpal dan palet agar relawan dapat bekerja lebih nyaman.
Kolonel Drajat juga menekankan pentingnya kolaborasi antara relawan dan TNI.
Terutama dalam bantuan kesehatan agar penanganan berlangsung menyeluruh.
"Terima kasih untuk bantuannya. Kita akan berkolaborasi di lapangan," singkatnya.***




