POJOKSATU.id - Tak menunggu lama, Gerakan Anak Negeri langsung memberangkatkan tim advance untuk aksi kemanusiaan bencana Aceh Sumut dan Sumbar, malam ini, Minggu 30 November 2025.
Pelepasan 4 orang tim advance dilakukan di kantor Metropolitan, Jalan Raya Pajajaran, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Yakni Ahmad Jidan, Wahyu, Arie Sudharsiman dan Iqbal Muhammad selalu Ketua Tim Advance.
Iqbal menjelaskan, nantinya tim yang diberangkat akan melakukan asesmen agar tim selanjutnya bisa langsung bekerja optimal.
Baca Juga: 16 Warga Penjarah Makanan Minuman Minimarket Sibolga Ditangkap, Polisi Khawatir Meluas Sektor Lain
"Tim yang diberangkatkan sebagai tim Advance melakukan asesment yang kemudian akan menurunkan tim medis, obat-obatan, logistik kebutuhan korban bencana," ungkap Iqbal.
Sementara itu, Penanggung Jawab Gerakan Anak Negeri, Hazairin Sitepu mengatakan, kehadiran relawan di tiga provinsi tersebut bertujuan untuk melakukan pemetaan langsung di titik-titik lokasi yang paling membutuhkan pertolongan.
Para relawan tersebut ditugaskan untuk mengidentifikasi kondisi terkini di lapangan dan mencatat kebutuhan mendesak para korban.
Dia menyebut, tim Gerakan Anak Negeri akan memetakan setiap titik lokasi bencana.
"Untuk kemudian memberikan laporan sehingga bantuan seperti obat-obatan, makanan, tenaga kesehatan dan kebutuhan lainnya bisa segera disalurkan secara tepat sasaran," jelas dia.
Dia juga menekankan, akurasi informasi dari lapangan sangat penting agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara efektif dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Selain turun langsung ke lokasi bencana, Gerakan Anak Negeri juga menjalin kolaborasi aktif dengan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Karena itu, Hazairin mengapresiasi dukungan penuh Bupati Bogor Rudy Suswanto yang ia nilai cukup luar biasa dalam upaya pemulihan pascabencana.
Dia juga menyebut, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan kebersamaan adalah kunci dalam menangani dampak bencana.
"Dengan sinergi bersama pemerintah daerah, kami berharap bantuan dapat tersampaikan lebih cepat dan lebih terkoordinasi," tandas dia.***




