POJOKSATU.ID - Layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk mengumumkan langkah besar yang langsung menarik perhatian publik Indonesia.

Dalam unggahan resmi di platform X pada Jumat 28 November 2025, Starlink menyatakan memberikan akses internet gratis bagi seluruh pelanggan.

Yang terdampak banjir besar di wilayah Sumatra, Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumbar. Bantuan darurat ini berlaku hingga akhir Desember 2025.

Langkah ini diambil setelah bencana hidrometeorologi melanda sejumlah provinsi di Sumatra.

Baca Juga: CEK Daftar Guru yang Dipastikan Tidak Bisa Mengikuti PPG Guru Tertentu Tahap 5 Tahun 2025!

Menimbulkan kerusakan masif pada jaringan komunikasi, listrik, dan infrastruktur darat.

Banyak wilayah terisolasi dan tak bisa terhubung dengan internet, membuat proses evakuasi, koordinasi bantuan, hingga pencarian korban menjadi terkendala.

“Starlink menyediakan akses gratis secara otomatis bagi seluruh pelanggan aktif di wilayah terdampak banjir di Indonesia.

Kami berkoordinasi dengan pemerintah untuk mendukung konektivitas selama masa pemulihan,” tulis akun resmi Starlink.

Baca Juga: Satgas Bongkar Modus Gila! 25 Excavator Ilegal Dikubur 6 Meter Demi Tutupi Tambang Timah Haram

Starlink menegaskan bahwa seluruh pengguna yang sebelumnya aktif tidak perlu melakukan tindakan apa pun.

Sistem mereka akan mendeteksi terminal di wilayah terdampak dan otomatis mengaktifkan layanan gratis sepanjang masa bantuan.

Yang menarik, bantuan ini juga berlaku bagi pelanggan yang sempat menghentikan layanan sementara atau menunda pembayaran.

Dengan begitu, terminal mereka dapat langsung kembali aktif untuk mengakses internet tanpa biaya tambahan.

“Semua layanan otomatis aktif. Tidak ada formulir, tidak ada syarat tambahan,” tegas Starlink.

Kebijakan ini langsung disambut positif oleh warga di daerah bencana, terutama wilayah pedalaman yang jaringan komunikasinya lumpuh total.

Starlink menyampaikan bahwa mereka telah melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat.

Untuk mempercepat pengiriman dan pemindahan perangkat ke wilayah yang sinyalnya terputus total.

Baca Juga: Hadiri Festival Depok Keren Sukmajaya, Chandra Rahmansyah Tekankan Bahaya Perubahan Iklim dan Disiplin Lingkungan

Tim teknis Starlink bekerja bersama aparat pemerintah, TNI-Polri, dan relawan lokal untuk memastikan terminal dapat berfungsi optimal.

Di media sosial, banyak warga dan relawan mulai membagikan pengalaman mereka menggunakan Starlink di lokasi banjir.

Mereka menyebut internet satelit tersebut menjadi “penolong utama” karena sinyal seluler banyak yang tidak berfungsi akibat kerusakan tower atau padamnya listrik.

Beberapa video menunjukkan terminal Starlink ditempatkan di posko darurat, perahu evakuasi, hingga titik pengungsian terpencil.

Baca Juga: 11 Raja Sawit Penguasa Triliunan: Siapa Saja Konglomerat Raksasa di Balik Industri Emas Hijau Indonesia?

BMKG sebelumnya memperingatkan bahwa cuaca ekstrem di wilayah Sumatra masih berpotensi terjadi akibat interaksi dua sistem siklon tropis.

Situasi ini membuat pasokan komunikasi stabil menjadi kebutuhan mendesak.

Hingga berita ini diturunkan, sedikitnya puluhan korban meninggal, ribuan warga mengungsi.

Dan ratusan fasilitas publik rusak akibat banjir dan longsor yang terjadi sejak pertengahan November.

Dalam situasi tersebut, langkah Starlink menjadi salah satu dukungan terbesar dari sektor teknologi global bagi Indonesia.***