POJOKSATU.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) mengirim sebanyak 1.591 paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk korban banjir di wilayah Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Bantuan ini disalurkan melalui dua SPPG di daerah tersebut, yakni SPPG Aek Pining di Batang Toru dan SPPG Sipirok Kilang Papan.

Seluruh paket makanan bergizi itu dibagikan ke tiga lokasi terdampak, yaitu Batu Horing, Batu Hua, dan Kecamatan Sipirok.

Baca Juga: Perjalanan Fida Pangesti ke Austria, Gabungkan Tata Bahasa Indonesia dan AI dalam Riset Doktoral

"Dua SPPG di Tapanuli Selatan ini mengirimkan sebanyak 1.591 paket MBG kepada korban banjir di tiga lokasi, yaitu Batu Horing, Batu Hua, dan Kecamatan Sipirok," ujar Hida, dari keterangan pers, (28/11/2025). dikutip pojoksatu.id dari (Kompas.com)

Bantuan MBG ini merupakan bentuk respons cepat BGN dalam menangani kebutuhan pangan darurat bagi warga yang terdampak parah akibat banjir.

Tidak hanya mengatasi kelangkaan makanan, paket MBG juga diharapkan dapat mencukupi kebutuhan gizi warga selama masa pemulihan.

Baca Juga: Ekonomi Lemot, Warga Kabur Cari Nafkah! Purbaya: Itu Kegagalan Kita!

Setiap paket MBG disusun dengan menu berbeda dari dua pusat produksi. Dari SPPG Aek Pining, paket berisi bihun goreng, telur ceplok, kacang goreng, tumis sayur, dan buah jeruk.

Sementara paket dari SPPG Sipirok Kilang Papan terdiri atas nasi putih, nila fillet krispi, tahu semur, tumis sayur lengkap (jagung manis, wortel, buncis), serta buah anggur.

Menu tersebut dirancang agar tetap memenuhi standar gizi, mudah diterima warga, dan siap disantap tanpa perlu pengolahan tambahan.

Baca Juga: Heboh Tumbler Hilang! Petugas KRL Dipecat, Pasutri Viral Tersedu Minta Maaf

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menjelaskan bahwa proses distribusi di Tapanuli Selatan bukan tanpa kendala.

Akses menuju lokasi banjir sempat terhambat akibat tingginya genangan air dan kondisi jalan rusak.

Namun tim di lapangan langsung menyesuaikan rute dan strategi agar pengiriman tetap berjalan.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Tapanuli Selatan, Wan Apriyanti Lubis, mengatakan bahwa pengiriman paket MBG dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Heboh Jalan DI Panjaitan Diduga Disulap Jadi Parkir Mobil Dinas, Kemenag DKI Akhirnya Buka Suara

Hingga saat ini, total 1.591 paket sudah berhasil didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Ia menegaskan bahwa dalam kondisi darurat, MBG menjadi salah satu kebutuhan paling penting karena masyarakat kerap kehilangan dapur, bahan makanan, hingga akses pasar.

Bantuan MBG ini juga sejalan dengan fungsi BGN sebagai dapur darurat dalam penanganan bencana.

Baca Juga: Jadwal PPG Guru Tertentu Tahap 5 Bikin Kaget Skema Cepat 15 Hari, Belajar Mandiri Cuma Seminggu

Ketika banjir melanda, banyak warga yang tidak dapat memasak atau membeli makanan, sehingga paket siap santap seperti MBG menjadi solusi paling efektif.

Selain di Sumatera Utara, BGN sebelumnya juga mengirim bantuan serupa ke sejumlah wilayah terdampak banjir lainnya seperti Bekasi dan Bali.

BGN menegaskan komitmennya untuk terus hadir di titik-titik bencana demi memastikan setiap korban tetap mendapatkan asupan gizi yang layak.

Baca Juga: Fokus Berubah Total! DPR Bungkam Isu Status PPPK, Revisi UU ASN 2025 Prioritaskan KASN, Apa Dampaknya Bagi Ribuan PPPK?

Dengan kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, BGN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor ke pihak berwenang jika membutuhkan bantuan pangan darurat.

Kehadiran MBG diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan warga terdampak banjir dan mencegah munculnya masalah gizi di tengah situasi krisis.***