POJOKSATU.id, MEDAN—Pelaku pembunuhan mahasiswa Universitas Medan Area (UMA) Medan ternyata masih satu kampung dengan korban Bonio Raja Gadja (18) di Desa Marindal II.
Pelaku disebut berinisial MRH, merupakan teman korban. Pelaku ditangkap di rumahnya di Jalan Perjuangan, Pasar XII, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang, Minggu (16/11/2025) sekira pukul 01.40 WIB.
Belum jelas motif pelaku menghabisi kawannya ini. Diduga keduanya terlibat pertengkaran di dalam rumah korban di Gang Rambe Desa Marindal II.
Belum diketahui motif pelaku tega menghabisi nyawa anak Kepala Desa Parmonangan, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) itu.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Hukum UMA Medan Bonio Raja Gadja Ditangkap, Diduga Teman Korban Sendiri
Selain menjadi korban pembunuhan, barang-barang berharga milik korban seperti sepeda motor Honda Vario, ATM dan ponsel korban hilang dari dalam rumah.
Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan mahasiswa UMA Medan ini.
"Puji Tuhan sudah semalam (ditangkap)," ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Namun, Kombes Calvijn belum enggan berbicara banyak terkait penangkapan itu, termasuk motif terduga pelaku melakukan aksinya.
Baca Juga: Postingan Terakhir Mahasiswa Hukum UMA Medan Bonio Gadja Sebelum Tewas Dibunuh di Rumahnya
Pelaku Disebut Teman Korban
Menurut tetangga korban yang meminta namanya dirahasiakan, pelaku dan korban sempat bermain kartu.
"Di dekat mayat korban ditemukan kartu. Kemungkinan korban dan pelaku sempat bermain kartu sebelum dibunuh," kata wanita paruh baya ini dilansir Posmetro Medan.
Menurut wanita ini, antara korban dan pelaku juga diketahui berteman. Karena tak mungkin pelaku bisa masuk ke rumah korban kalau tak dikenal oleh korban.
Menurutnya, korban memang sering membawa temannya itu ke rumahnya menginap, karena orang tua korban menetap di Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut.
Menurut wanita tetangga korban ini, terduga pelaku ini bertempat tinggal di sekitar Desa Marindal 2, Kecamatan Patumbak. Tidak jauh dari rumah korban.***




