POJOKSATU.id, JAKARTA—Sosok pelaku ledakan dengan menggunakan bom rakitan di SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta Utara ternyata siswa di sekolah tersebut.
Pelaku berinisial MNFH alias F yang merupakan siswa kelas 12 atau kelas III SMAN 72. Pelaku selama ini dikenal pendiam atau suka menyendiri.
Motifnya diduga pelaku ingin balas dendam kepada kawan-kawannya yang telah melakukan perundungan atau bully selama ini.
Siswa SMAN 72 Jakarta Utara berinisial Z kepada wartawan, Jumat (7/11) mengatakan terduga pelaku pengeboman di masjid dan di depan sekolah adalah siswa di sana.
Pelaku ini pernah dibully atau dirundung oleh kawan-kawannya. Lalu menjadi pribadi yang pendiam dan selalu sendiri kemana-mana.
Baca Juga: Pelaku Peledakan Bom Rakitan di SMAN 72 Ternyata Korban Bully Teman-temannya
“Terus pakai jas putih ya begitulah," kata siswa inisial Z ini.
Siswa Z mendengar kabar bahwa terduga pelaku ingin balas dendam kepada kawan-kawannya yang membully dia selama ini.
Dari info yang diketahui Z, pelaku merakit bomnya sendiri. Dan sudah di timer di tiga lokasi di sekolah yaitu masjid, kantin dan tempat nongkrong siswa di sekolah itu.
Sebelum terjadinya ledakan, siswa Z mengaku tidak melihat pelaku inisial F. Diduga pelaku merancang bom rakitan ini di belakang sekolah.
Baca Juga: Viral! Siswi SMP di Muratara Jadi Korban Bullying, Pelakunya Adik Kelas
Siswa Z mengakui foto yang viral dimana seorang siswa tergeletak di samping senpi laras panjang dan revolver jenis air soft gun, merupakan pelaku inisial F.
"Ada senjatanya, ada bom molotov di sebelah belakang kantin" ujarnya.
Kapolri: Motif Sedang Didalami
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta merupakan siswa inisial MNFH. Dia disebut korban perundungan.
Menurut Kapolri, terduga pelaku masih satu orang. Dan untuk motif sedang didalami penyidik dari berbagi macam informasi.
“Tentunya akan kita kumpulkan supaya menjadi satu informasi yang bulat pada saat diinformasikan," kata Listyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (7/11).
Listyo mengatakan, pihaknya sudah mengantongi identitas terduga pelaku ledakan di SMAN 72.
Polisi sedang melakukan pendalaman terkait dengan identitas dan juga lingkungan pelaku, termasuk rumah dan hal-hal lain yang diperlukan.***




