POJOKSATU.id, JAKARTA—Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok pantang menyerah.
Menurut Luhut, dia pernah latihan tim elit tentara bersama Prabowo di tahun 1981 lalu. Saat itu Prabowo jatuh dari ketinggian saat latihan terjun payung.
Dia pun yakin Prabowo akan bisa membawa Indonesia menjadi tangguh, berdaulat, dan berorientasi pada kemajuan bangsa.
Luhut juga menyampaikan ucapan Hari Ulang Tahun kepada Prabowo yang berulangtahun ke 74 pada Jumat (17/10/2025).
Baca Juga: Siapa Mikir
“Akhir Maret 1981 adalah hari yang tak pernah saya lupakan. Saat itu, saya dan Presiden @prabowo menerima tugas untuk menimba ilmu bersama di Grenzschutzgruppe 9 (GSG 9) di Jerman Barat,” kata Luhut di akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, Sabtu (18/10).
Menurut Luhut, GSG 9 merupakan satuan antiteror terbaik dunia yang pernah menumpas kelompok Black September dalam tragedi Olimpiade Munich 1972.
Satuan ini merupakan asuhan Polisi Federal Jerman bekerja sama dengan Royal Army Special Air Service (SAS) Inggris.
“Selama 11 bulan lamanya, kami menjalani pendidikan yang sangat keras di tengah cuaca ekstrem,” kata Luhut lagi.
Baca Juga: Eric Trump Terkejut dan Merasa Terhormat Namanya Disebut Presiden Prabowo di KTT Mesir
Setiap hari menjadi ujian ketahanan fisik dan mental, sekaligus pelajaran tentang disiplin, persaudaraan, dan dedikasi terhadap tugas.
Dari medan latihan yang membeku hingga sesi penyelamatan dari ketinggian, semuanya menuntut kesempurnaan dan tekad yang tak boleh surut.
Dari masa itu, Luhut mengenal Presiden Prabowo sebagai sosok yang pantang menyerah. Pernah suatu ketika, ia terjatuh saat menjalani latihan terjun dari ketinggian.
Namun bukannya menyerah, ia justru bersikeras melanjutkan latihan hingga tuntas. Dari situ saya melihat keteguhan hatinya.
Baca Juga: Prabowo Optimis Pertumbuhan Ekonomi Capai 8 Persen Dari Program MBG
“Bahwa bagi beliau, perjuangan tidak pernah berhenti hanya karena rasa sakit. Pendidikan itu bukan sekadar latihan, melainkan ujian karakter,” ujarnya.
Dan di sanalah dia menyaksikan langsung semangat juang yang membentuk kepemimpinannya hari ini.
Kini, ketika Prabowo memimpin bangsa ini, Luhut meyakini semangat dan disiplin yang pernah ditempa di masa-masa berat itu dapat menjadi letupan energi baru dalam membangun fondasi pemerintahan yang tangguh, berdaulat, dan berorientasi pada kemajuan bangsa.
“Selamat ulang tahun ke-74, Presiden Prabowo Subianto. Semoga Tuhan Yang Maha Kasih, senantiasa memberi kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam setiap langkah Bapak memimpin negeri ini,” katanya.
“Semakin tangguh membawa Indonesia menuju cita-cita luhurnya, bersama Indonesia Maju, menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya lagi.***




