POJOKSATU.id - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80), Ukhuwah Batak Muslim (UBM) melaksanakan ziarah, doa bersama, dan tabur bunga di makam M Hasibuan, seorang pejuang kemerdekaan sekaligus perintis TNI Angkatan Laut, pada Minggu (5/10/2025) pagi, bertepatan dengan momentum HUT TNI ke-80.
Kegiatan yang digagas oleh Ukhuwah Batak Muslim ini menjadi wujud rasa syukur dan penghormatan terhadap para pejuang kemerdekaan, khususnya kepada almarhum M Hasibuan.
Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan antara masyarakat Batak Muslim dengan TNI, bangsa, dan masyarakat Bekasi.
Sosok M Hasibuan dikenal luas sebagai tokoh masyarakat Bekasi yang berjasa dalam masa perjuangan kemerdekaan, dan namanya kini diabadikan sebagai nama ruas jalan raya serta alun-alun utama Kota Bekasi.
Baca Juga: Strategi Sukses Lolos CPNS 2026, Simak Lengkap Kisi-Kisi, Jumlah Soal, dan Passing Grade Terbaru
Suasana ziarah yang digelar oleh Ukhuwah Batak Muslim berlangsung khidmat dan penuh makna.
Para peserta memanjatkan doa bersama bagi para pejuang kemerdekaan, khususnya almarhum M Hasibuan, agar amal perjuangannya diterima di sisi Allah SWT. Doa juga dipersembahkan untuk TNI agar terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kemerdekaan dan keutuhan NKRI.
Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga di atas pusara sang pejuang kemerdekaan.
Para anggota Ukhuwah Batak Muslim satu per satu menaburkan bunga sambil menundukkan kepala sebagai tanda penghormatan kepada sosok yang telah berjasa dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Momen hening sejenak turut dilakukan untuk mengenang pengorbanan dan semangat juang beliau.
Baca Juga: Strategi Sukses Lolos CPNS 2026, Simak Lengkap Kisi-Kisi, Jumlah Soal, dan Passing Grade Terbaru
Ketua Umum Ukhuwah Batak Muslim, Dr. H. Marhaban Sigalingging, menyampaikan bahwa kegiatan memperingati HUT TNI ke-80 ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga, semangat patriotisme, dan kepeloporan di kalangan masyarakat Batak Muslim.
“Ketokohan M Hasibuan sebagai pemimpin dan pejuang di masa lalu harus menjadi inspirasi dan kebanggaan bagi kita sekarang. Sebenarnya sangat banyak tokoh-tokoh masyarakat Batak yang menonjol di berbagai lapangan kehidupan yang patut dicontoh, tidak hanya di lapangan militer seperti TB Simatupang, AH Nasution, dan lain-lain, tapi juga di bidang kehidupan lainnya. Kami sebagai bagian dari masyarakat Batak tentu sangat bangga dengan hal itu,” ujarnya.
Dr. Marhaban, yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat Bekasi, menambahkan bahwa semangat fastabikul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) perlu terus dihidupkan sebagaimana semangat perjuangan di masa revolusi kemerdekaan.
“Sikap partisipatif dan inisiatif tentang hal-hal yang baik untuk kebaikan bersama perlu dihidupkan, terutama di masa kini yang penuh tantangan,” tambahnya.
Baca Juga: Dugaan Biang Kerok Air Kali di Serpong Berwarna Merah Dinas Lingkungan Tangsel Turun Tangan
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Ukhuwah Batak Muslim didirikan sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kontribusi positif masyarakat Batak Muslim.
“Ukhuwah Batak Muslim kami dirikan untuk kebaikan kita bersama, khususnya bagi orang-orang Batak Muslim. Kami ingin potensi Batak Muslim dapat memberikan kontribusi positif di mana pun kami berada, baik ke internal maupun eksternal,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ziarah, doa bersama, dan tabur bunga ini, Ukhuwah Batak Muslim berharap dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya meneladani semangat juang para pejuang kemerdekaan, serta meneruskan nilai-nilai persatuan, patriotisme, dan pengabdian kepada bangsa dan negara***

.webp)

