POJOKSATU.id, JAKARTA-- Bripka Rohmat, sopir barakuda atau rantis Brimob yang melindas ojol Affan Kurniawan (21) hingga tewas akan menjalani sidang etik hari ini, Kamis (4/9).
Seminggu usai kejadian ditabraknya Affan Kamis malam (28/8), polisi menggelar sidang PDTH kepada dua dari 7 orang di dalam rantis Brimob tersebut.
Perwira menengah yang berada di dalam mobil rantis, Kompol Kosmas Kaju Gae, lebih dulu dipecat Polri pada sidang kode etik yang digelar Rabu (3/9).
Kemungkinan besar Bripka Rohmat juga akan dikenai sanksi pecat dari Polri.
Kompol Kosmas merupakan Komandan Batalyon (Danyon) Resimen IV Korps Brimob (Korbrimob) Polri.
Baca Juga: Peluru dan Gas Air Mata Masuk Unisba Unpas, Pakar Hukum Sebut Ancaman Serius Kebebasan Akademik
Dari pengakuan Bripka Rohmat saat diperiksa Propam Mabes Polri, Jumat (29/8) lalu, dia memang membawa barakuda ini tancap gas.
Dari amatan Pojoksatu.id, dari video yang banyak beredar di media sosial, lalu barakuda ini memang terlihat tidak lurus, sudah melenceng-melenceng sedikit ke kiri dan kakan atau seperti sedikit zigzag.
Bripka Rohmat mengatakan, Kamis (28/8/2025) malam itu, suasana di Jalan Penjernihan, Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, memang banyak masyarakat.
Suasananya tampak buram, karena dipenuhi kepulan asap. Bripka Rohmat yang bertindak sebagai sopir rantis mengaku tidak bisa melihat jelas kondisi di depannya.
Baca Juga: Himbauan Pentingnya Google Authenticator untuk Operator Sekolah di Dapodik!
“Saya tidak mengerti posisi orang, karena saya tidak memperhatikan orang kanan kiri, Pak. Saya tidak mengerti posisi sopir (ojol) itu atau siapa,” katanya dalam pemeriksaan itu.
Bripka Rohmat mengaku dirinya terpaksa tancap gas karena situasi yang kian ramai.
“Itu saya hantam saja. Karena kalau nggak saya terobos itu, selesai sudah. Massa penuh,” kata Bripka Rohmat. Dia melakukan itu untuk menghindari amukan massa.
Baca Juga: Siapa Kompol Cosmas Kaju Gae? Pelindas Driver Ojol Affan Kurniawan Pakai Rantis Brimob Dipecat
Tapi sebelumnya, ia telah menegaskan bahwa dirinya tidak tahu ada driver ojol di depan kendaraannya. Karena itu, ia pun kemudian melindas tubuh Affan Kurniawan.
“Waktu saya maju blokade itu banyak pendemo mengikuti pak, massa itu sempat mau membuka pintu pak,” ujarnya lagi.
Sementara dari video yang beredar di media sosial, terlihat barakuda ini melaju dengan kencang dan seolah seperti sedikit zigzag.
Setelah menghantam badan Affan Kurniawan, barakuda ini terlihat sempat berhenti sebentar.
Namun barakuda ini bukannya mundur atau membelok ke sisi lain jalan, barakuda ini malah melindas tubuh Affan Kurniawan hingga tewas di tempat.***



