POJOKSATU.ID – Inilah sosok Letda Inf Thariq Singajuru, perwira TNI AD sekaligus Danton Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 834 Waka Nga Mere Nagekeo, NTT.
Seperti diketahui, Letda Inf Thariq ramai disorot usai diduga terlibat dalam kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23).
Yang mana, dirinya disebut-sebut sebagai salah satu pelaku penganiayaan terhadap anggotanya hingga tewas saat di barak.
Baca Juga: BYD M6 Tetap Jadi Bintang, MPV Listrik Pertama di Indonesia dengan Fitur Keselamatan Lengkap
Berdasarkan informasi dihimpun, Letda Inf Thariq yang diduga kuat terlibat ini ternyata lulusan Akmil 2021 silam.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun LinkedIn pribadi miliknya dengan nama Achmad Thariq Al Qindi Singajuru.
Dalam profilnya, Letda Inf Thariq menyematkan bahwa dirinya berkiprak di dunia TNI usai mengikuti pendidikan Akmil sejak 2017.
Baca Juga: UPDATE Terbaru Korban Demo Pati Versi Polisi dan Dinkes, Terdapat Perbedaan Mencolok
Usai selesai menjalani pendidikan, dirinya berhasil menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.Han).
Namun, kariernya di ranah permiliteran itu justru berakhir dicecar publik lantaran keterlibatannya dalam kasus kematian anggotanya.
Tidak heran, Letda Inf Thariq yang dikenal sebagai perwira muda TNI itu ramai dihujat publik di berbagai platform.
Baca Juga: DPR Sesalkan Keterlibatan Perwira TNI dalam Kasus Kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo
“Manusia tidak punya hati nurani, setan dan iblis menaungi rohmu, sehingga kau rela membunuh anak buahmu sesama TNI,” cuit @Abdi.
“Ga ada sedikitpun rasa melindungi ke anggotamu sendiri. Sadis kali kau. Sampe kek gitu kau perbuat kepada alm. Lucky,” ketik @AndrivaII.
“Singajuru adalah keturunan orang terpandang. Garis keturunan raja Sumatra Selatan. Kalau tidak dikawal, kasusnya pasti hilang,” cuitan @KhobarS.
Baca Juga: Imigrasi Perketat Pengawasan WNA, Tetap Utamakan Pelayanan Ramah dan Humanis
Perlu diketahui, insiden ini mencuat saat Prada Lucky dikabarkan masuk rumah sakit pada Rabu (2/8/2025).
Sebab, anggota TNI AD itu tengah dalam kondisi yang memprihatinkan dengan sekujur luka di tubuh.
Namun, Prada Lucky mendapatkan perawatan medis di RSUD Aeramo itu justru tidak dapat ditolong lagi.
Dikarenakan, empat hari setelahnya, yakni Rabu (6/8/2025) dirinya dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhir.
Mengetahui hal ini, jasad Prada Lucky pun langsung diterbangkan ke kampung halaman yang berada di Kupang, NTT.
Setelah mendarat di kampung halaman, jasad Prada Lucky dimakamkan di TPU Kapadala, Airnona Kupang pada Sabtu (9/8/2025).
Kendati sudah dimakamkan, kasus ini masih tengah dalam proses penyidikan oleh pihak berwenang. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



