POJOKSATU.ID – Cek profil Letda Inf Thariq Singajuru, perwira TNI yang tengah ramai disorot publik.
Seperti diketahui, ramainya sorotan terhadap Letda Inf Thariq ini tidak lain terkait keterlibatannya dalam kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23).
Berdasarkan informasi dihimpun, Prada Lucky berakhir tewas usai jadi korban penganiayaan sejumlah senior di barak kawasan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Yang mana, salah satu seniornya itu tidak lain ialah Letda Inf Thariq, selaku Danton di Batalyon Teritorial Pembangunan 834 Waka Nga Mere Nagekeo, tempat korban bertugas.
Sebagaimana halnya dikutip Pojoksatu.id dari portal media antaranews.com pada Kamis (14/5/2025).
Dalam artikelnya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto turut menanggapi perkembangan kasus tersebut.
Baca Juga: Pemkot Bandung dan PT DI Hadirkan Wisata Edukasi Kedirgantaraan untuk Pelajar
Piek menuturkan bahwa terdapat puluhan senior Prada Lucky yang dikonfirmasi telah menjadi tersangka.
Tidak lain, salah satu tersangka di antara puluhan senior korban itu merupakan seorang perwira muda TNI.
“Sudah 20 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan,” terangnya yang dikutip dari laporan.
Baca Juga: KUR Jabar Tembus Rp13,74 Triliun, Fintech Lending Tumbuh Paling Tinggi
Berikut profil Letda Inf Thariq Singajuru:
Berdasarkan informasi dihimpun, Letda Inf Thariq Singajuru diketahui memiliki nama lengkap Achmad Thariq Al Qindi Singajuru.
Melalui akun LinkedIn pribadinya, Thariq mencantumkan riawayat pendidikan dari SD hingga SMA.
Yang mana, dirinya mencantumkan bahwa pernah menempuh pendidikan di SD Al Hanief Moeliza, Bekasi, Jawa Barat pada 2009 silam.
Baca Juga: Chery Omoda E5, SUV Listrik Futuristik, Performa Ngebut, Teknologi Tinggi dan Nyaman di Kantong
Kemudian, Thariq melanjutkan jenjang pendidikan di SMPN 4 Palembang, Sumatera Selatan pada 2012.
Setelah usai, dirinya diketahui kembali menempuh pendidikan di tingkat SMAN Plus 17 Palembang yang lulus pada 2015.
Usai menempuh pendidikan umum, Thariq memulai perjalanan kariernya dengan masuk ke dalam Akademi Militer (Akmil) pada 2017.
Dalam kurun waktu empat tahun lamanya, dirinya berhasil menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus dengan gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.Han).
Setelahnya, Thariq ditugaskan di Batalyon Infanteri Raider Khusus 744/Satya Yudha Bhakti (SYB) di Tobir, Manleten, Tasifeto Timur, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tidak lama setelahnya, dirinya kemudian ditugaskan di Kompi Senapan B Yonif TP 834/Wakanga Mere bersama Prada Lucky Chepril Saputra Namo.
Baca Juga: Pasca Kebijakan Nyeleneh Bupati PATI, Muncul Video Kaesang dan Sadewo Beri Dukungan Penuh
Namun, perjalanan kariernya justru tidak berbuah manis, sebab diduga ikut andil dalam melakukan penganiayaan terhadap anggotanya. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



