POJOKSATU.id, MAGELANG—Keluarga korban Karya Listyanti Pertiwi binti Karyanto sudah ikhlas atas kematian pegawai BPS Halmahera Timur (Haltim) Malut yang dibunuh teman kantornya Aditya Hanafi.
Kepergian gadis yang akrab disapa Tiwi dianggap sedang berjuang atau jihad di jalan Allah. Tiwi sudah dimakamkan di kampung halamannya di Magelang Jawa Tengah.
Ungkapan keikhlasan keluarga Tiwi ini terlihat dari unggahan salah satu teman Pertiwi yaitu Tribuanadesy seperti diunggahnya di akun Instagram miliknya dilihat Pojoksatu.id, Rabu (13/8).
“Kata-kata dari keluarga Tiwi aka Karyo yang menguatkan siapapun yang mendengarnya ‘Kami dari awal sudah ikhlas karena Tiwi sedang dalam keadaan jihad di jalan Allah’. Bapak Tiwi yang aku dengar di saat doa bersama. Lebih 1000 orang online,” kata Tribuanadesy dalam unggahannya.
Menurut Tribuana, Lebaran kemarin, Tiwi rencananya mau membawa banyak buku ke Maluku Utara, tapi gak semuanya bisa terbawa dan kalau dikirim lewat pos akan sangat mahal.
“Ibunya Tiwi menyarankan untuk tahun depan aja dibawa lagi, lalu sama Tiwi dijawab ‘Ya kalau tahun depan aku dah pindah Magelang’. Gak sampai tahun depan Tiwi beneran pindah ke Magelang,” jelasnya.
Tribuana mengaku sudah seminggu bolak-balik ke rumah Tiwi dan malah jadi menguatkan, bukan karena dirinya, tapi karena keluarga Tiwi memang luar biasa.
“Aku masih nangis sesenggukan, malah Hendra (adek Tiwi/temanku juga) yang ngambilin tisu,” katanya.
“Ini mungkin menjadi pesan, jika teman-teman merasa sangat sedih atas kejadian ini, coba deh kalau memungkinkan bisa sowan ke rumah di Magelang dan ke rumah baru Tiwi @/Cemoro Pitu, yang alamat barunya ditulis diatas tampah dan dilukis oleh Bapak Karyanto. I believe their parents and fam will be happy if you stop by,” katanya lagi diunggahan Instagram miliknya.
Dia merasa sangat bisa menempatkan memorinya dengan Tiwi di kotak yang indah dalam hatiny yang penuh dengan bunga.
“Twit terakhir yang kita sama-sama berinteraksi aja lucu banget kan ‘Nggih njenengan tiang sae, kulo tiang bendera’. Dan banyak lagi jokes yang kita senada, termasuk chat di atas kamu minta ucapan minal-minul ala warga.
“Next, kawal terus kasus ini sampe #JusticeForTiwi,” ujar teman masa SMA Karya Listyanti Pertiwi ini.
Pembunuhan Berencana
Pegawai BPS Halmahera Timur Aditya Hanafi kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Mapolsek Maba Selatan.
Tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dan/atau Pasal 339 KUHP dan/atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana paling lama 20 tahun penjara.
Aditya Hanafi diduga telah merencanakan aksi penghilangan nyawa Tiwi. Meski begitu, polisi masih mendalami perihal itu dan sudah memeriksa istri tersangka, Almira, yang juga teman serumah korban Tiwi.
"Kemungkinan besar iya merencanakan karena walaupun sejauh ini pengakuan dia kan dia niat awalnya cuma mau pinjam duit. Tapi kalau dari bukti yang kita lihat, kita beranggapan ini perencanaan," tutur Kapolsek Maba Selatan Ipda Habiem.
"Jadi memang kita mendalami kemungkinan besar ada unsur rencananya. Karena ngapain, logikanya, ngapain dia niat dari Ternate cuma mau pinjem duit," tegas Ipda Habiem Ramadya.***




