POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), anggota TNI AD tengah ramai disorot publik.

Bagaimana tidak, hal ini terjadi lantaran Prada Lucky diketahui meninggal dunia dalam keadaan tragis.

Yang mana, anggota muda TNI AD itu diduga tewas usai dianiaya sejumlah senior saat berada di markas.

Baca Juga: Duit Tabungan Murid Diembat, Komite Terima Sertifikat Tanah dari Kepala SDN Kertajaya II Karawang

Tidak heran, insiden tersebut sontak ditanggapi langsung oleh ayah Prada Lucky, yakni Serma Christian Namo.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @ARSIPAJA pada Sabtu (9/8/2025).

Dalam unggahannya, Serma Christian Namo meminta keadilan atas peristiwa yang telah menimpa anaknya.

Baca Juga: Profil Prada Lucky Chepril Saputra Namo, Anggota TNI AD di NTT yang Diduga Tewas Dianiaya Senior

Bukan main, dirinya meminta penegak hukum memberikan pidana mati bagi para pembunuh Prada Lucky.

Tidak lain, hal tersebut dilakukannya dengan maksud agar tidak ada lagi korban serupa seperti putranya.

“Saya tuntut keadilan, kalau bisa semua dihukum mati biar tidak ada Lucky-Lucky yang lain, anak tentara aja dibunuh apalagi yang lain,” terangnya.

Baca Juga: Siap Uji Pengetahuan? Ini 10 Contoh Soal Pilihan Ganda SKI MAN Kelas 10 Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan

“Apa perlu korban terus, tidak ada yang bisa tutup mulut saya, siapapun itu. Untuk kebenaran dan keadilan, nyawa saya taruhannya,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, dengan hiruk pikuk amarahnya, Serma Christian Namo juga mengatakan akan mengawal tuntas kasus kematian anaknya.

Bukan main, dirinya juga tidak gentar menghadapi hal-hal yang berpotensi mencederai keadilan bagi putranya.

Baca Juga: Kronologi Kasus Prada Lucky Chepril Saputra Namo, Anggota TNI di NTT Diduga Tewas Dianiaya Senior

"Keadilan pasti Tuhan akan mendukung yang penting berani, saya tidak takut siapapun kecuali Tuhan," tandasnya.

Diketahui, kasus ini juga turut ditanggapi langsung oleh Kepala Penerangan Kodam Udayana Kolonel Inf Chandra.

Menurut Chandra, tindakan amoral diduga para senior terhadap Prada Lucky sangat mencoreng nama baik satuan TNI.

Baca Juga: Siap Adu Inovasi? Kemenag Luncurkan Perdana Olimpiade Madrasah Indonesia 2025

Atas dasar itu, Kodam Udayana menyebutkan bahwa dirinya akan menindak tegas para pelaku pidana tersebut.

“Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, namun jika nanti terbukti bersalah,” jelasnya.

“Maka akan ditindak tegas sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku di lingkungan militer,” lanjut Chandra. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov