POJOKSATU.ID – Belakangan ini kasus terorisme tengah ramai diperbincangkan warga Banda Aceh.

Sebab, terdapat 2 oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Aceh diduga terjaring dalam aksi terorisme di bawah naungan Negara Islam Indonesia (NII).

Diketahui, isu tersebut mencuat usai kedua terduga pelaku baru saja ditangkap aparat Densus 88 Antiteror Polri.

Baca Juga: Pembangunan Jembatan di Tiyuh Toto Makmur Diduga Sarat Mark-Up, Warga Minta APH Turun Tangan

Menyikapi hal ini, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal turut memberikan tanggapan terkait keterlibatan 2 oknum ASN tersebut.

Sebag Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik Abu Ahsan Al Bandunjy.

Dalam unggahannya, Illiza menuturkan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam apabila kedua bawahannya terbukti terafiliasi dengan gerakan teroris.

Baca Juga: Holding Ultra Mikro Salurkan Kredit Rp631,9 Triliun ke 34,7 Juta Debitur, Dorong UMKM Tumbuh dan Tangguh

“Jika terbukti memang bersalah maka kami juga akan memberikan sanksi tegas,” jelas Wali Kota Banda Aceh.

“Terhadap ASN yang bersangkutan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” lanjutnya.

Kendati tidak lunak dengan pergerakan terorisme, Illiza tetap mengimbau pihak berwenang untuk memberikan perlindungan kepada keluarga terduga pelaku.

Baca Juga: Revitalisasi SMPN 1 Satap Tirtajaya Karawang Telan Anggaran Setengah Miliar

Tidak lain, hal ini dilakukannya agar keluarga yang ditinggalkan tidak mendapatkan intimidasi dari pihak manapun.

“Kita hargai keluarga, anak-anak dari oknum yang bersangkutan agar mereka juga memiliki hak untuk bisa mendapatkan perlindungan dari kita seluruh masyarakat di Banda Aceh,” terangnya.

Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto turut menanggapi kasus tersebut.

Baca Juga: Kronologi Kasus 2 Oknum ASN Pemkot Aceh Ditangkap Densus 88, Diduga Terlibat Aksi Terorisme

Joko menuturkan bahwa pihaknya baru saja mengamankan 2 sosok pejabat pemerintah itu lantaran diduga terafiliasi dengan gerakan terorisme.

Tetapi, masih belum diketahui secara pasti terkait peran kedua oknum ASN Pemkot Aceh tersebut.

“Ada dua ASN di Aceh ditangkap Densus 88 terkait dugaan terorisme,” jelas Kabid Humas Polda Aceh.

Baca Juga: Baru Dibangun, Jembatan DD di Tubaba Ambruk, Warga Curiga Ada Permainan

“Namun, kami belum menerima informasi detailnya terkait dugaan keterlibatan kedua ASN tersebut,” lanjutnya. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov