POJOKOSATU.ID – Cek kronologi kasus MA (17) siswi SMKN 3 Banyumas, Jawa Tengah di bawah ini.
Seperti diketahui, belum lama ini MA tengah ramai diperbincangkan publik usai hal buruk menerpa dirinya.
Yang mana, siswi SMKN 3 Banyumas tersebut dikabarkan telah meninggal dunia dalam keadaan tragis.
Baca Juga: Puslapdik Lakukan Verifikasi Ulang Gaji Guru Non ASN Pemilik SK Inpassing, Akankah Dibuka Kembali?
Berdasarkan informasi dihimpun, dirinya berakhir tewas usai jatuh dari lantai 4 gedung Universitas Terbuka (UT) Purwokerto, Jawa Tengah.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik @BertiaaPurwokertoo.
Dalam unggahannya, Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan turut mengonfirmasi kasus tersebut.
Rithas menuturkan identitas korban yang meninggal dunia usai jatuh dari ketinggian sekitar 12 meter itu merupakan seorang siswi SMKN 3 Banyumas.
“Korbannya itu MA (17) siswi SMK N 3 Banyumas, warga Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas jadi dia itu asisten tata rias,” jelasnya.
“Kita belum tahu apakah dia itu sedang magang atau seperti apa,” lanjut Kasat Reskrim Polresta Banyumas.
Diketahui, insiden ini bermula saat korban diketahui tengah berkunjung ke gedung baru UT Purwokerto pada Kamis (31/7/2025).
Bukan tanpa sebab, kunjungannya itu tidak lain terkait pekerjaan sebagai asisten tata rias penari dalam acara peresmian gedung baru kampus tersebut.
Sebelum insiden tragis berlangsung, korban diketahui sempat mengantarkan temannya yang hendak merias di tempat lain.
Baca Juga: Permintaan Maaf Siswi SMKN 1 Gowa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru: Saya Siap Dikeluarkan
“Di sana ada peresmian gedung UT. Lalu ada pertunjukan tarian di lantai 4 ada panggung. Awalnya dia (korban) mau mengantarkan temannya,” jelasnya.
“Karena di situ nggak tahu jalan mau turun, jadi diantarkan sampai lift karena mau ada rias juga di tempat lain,” lanjutnya.
Setelah mengantarkan temannya, korban diketahui bergegas kembali ke panggung yang berada di lantai 4.
Namun, tidak tahu mengapa, siswi SMKN 3 Banyumas itu terjatuh dari ketinggian belasan meter tersebut hingga mengalami luka serius.
Hal itu diketahui teman korban yang baru saja diantar olehnya saat berada di lantai bawah mendapati kerumunan di area kampus.
Saat mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP), dirinya sontak terkejut lantaran yang jatuh dari lantai 4 tersebut ternyata temannya sendiri.
“Lalu setelah itu dia (korban) mau ke panggung lagi. Pas temannya sampai ke bawah tahu-tahu sudah ramai orang, ternyata temannya yang mengantar itu (jatuh),” terangnya.
“Dari informasi awal temannya itu, setelah mengantar sampai lift temannya (korban) mau balik ke panggung. Tapi tahu-tahu sesaat mungkin terjatuh,” lanjutnya.
Menyikapi insiden ini, pihak kepolisian masih mendalami dugaan penyebab korban jatuh dari ketinggian gedung UT Purwokerto.
Baca Juga: Warga Plawad Karawang Timur Gotong Royong Bersihkan Saluran Air
Namun, Rithas selaku aparat yang menangani kasus tersebut menduga bahwa penyebab korban jatuh lantaran tidak adanya batas pengaman di lantai 4.
“Karena tidak ada pagarnya. Kalau misalkan kesandung terjatuh ya mati,” terang Kasat Reskrim Polresta Banyumas. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



