POJOKSATU.ID – Inilah sosok R dan N, dua siswi SMKN 1 Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang ramai disorot publik.

Seperti diketahui, kedua siswi tersebut dikabarkan telah dikeluarkan dari sekolah lantaran tersandung tindak asusila.

Yang mana, mereka diketahui nekat mengacungkan jari tengah ke salah satu guru dan merekam kejadian hingga menyebarluaskannya ke media sosial.

Baca Juga: Permintaan Maaf Siswi SMKN 1 Gowa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru: Saya Siap Dikeluarkan

Usut punya usut, kedua siswi SMKN 1 Gowa itu ternyata masih tergolong murid baru dan juga baru seminggu sekolah.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik @bugisshare pada Sabtu (2/8/2025).

Dalam unggahannya, Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Gowa, Muchlis Jufri turut mengonfirmasi hal tersebut.

Baca Juga: KUNCI JAWABAN Latihan Pemahaman Modul 1 Topik 2 PPG Guru Tertentu 2025, JAWABAN PALING BENAR Plus Jawaban Cerita Reflektif

Muchlis menuturkan bahwa dirinya tidak mengetahui nasib kedua siswi tersebut ke depannya setelah dikeluarkan dari sekolah.

Sebab, kedua pelaku diketahui masih tergolong murid baru. Sehingga, pihak sekolah tidak bisa memberikan surat pindah.

“Saya tidak tahu nanti keduanya sekolah di mana. Karena kelas X itu tidak bisa dikasih surat pindah, karena baru satu minggu masuk sekolah,” jelasnya.

Baca Juga: Bisa Jadi Refrensi Guru, Contoh Studi Kasus PPG 2025 Jenjang SMA 500 Kata: Menghadapi Siswa Pendiam di Kelas

“Yang bisa dikasih surat pindah itu kelas XI. Jadi kami hanya keluarkan,” lanjut Kepsek SMKN 1 Gowa.

Diketahui, dikeluarkannya kedua siswi tersebut tidak lama setelah mereka menyampaikan permohonan maaf.

Tidak sekadar minta maaf, mereka juga mengatakan dengan jelas bahwa siap dikeluarkan dari sekolah.

Baca Juga: Warga Plawad Karawang Timur Gotong Royong Bersihkan Saluran Air

“Saya atas nama R (salah satu pelaku) siswa yang viral di media sosial telah menghina guruku dengan menggunakan jari tengah,” jelasnya.

“Dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan memohon maaf sebesar-besarnya kepada guruku tersebut,” lanjutnya.

“Oleh karena itu, sekali lagi saya memohon maaf sebesar-besarnya atas apa yang telah terjadi dan saya siap dikeluarkan dari sekolah,” imbuhnya. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov