POJOKSATU.id, MEDAN—Seminggu ini krusial bagi pejabat Mandailing Natal (Madina) terutama Dinas PUPR dan pihak eksekutif yang terseret dugaan korupsi Dinas PUPR Sumut.

Usai OTT KPK di Madina, Kamis (26/6/2025) lalu, KPK menggencarkan pemeriksaan pejabat dan mantan pejabat di Madina terkait korupsi pembangunan jalan.

Dari beragam pejabat Madina yang dipanggil KPK, ada yang mangkir meminta penjadwalan ulang dan ada yang masih honorer.

Baca Juga: KPK Acak-acak Madina 3 Minggu, Kajari dan Mantan Bupati Digarap, Imbas Kesaksian Rekanan Kirun

Berikut fakta-fakta Pejabat Madina yang digarap KPK di Medan :

1. Honorer di Dinas PUPR Madina

Seorang honorer yang bekerja sebagai staf di Dinas PUPR terseret kasus dugaan korupsi pembangunan jalan di Sumut. Honorer Dinas PUPR bernama Mardiah ini dipanggil KPK ke Medan pada Kamis (17/7).

2. Pokja Natalina Mangkir

Pokja PUPR Madina bernama Natalina mangkir atau tidak hadir pada pemanggilan pertama KPK pada Rabu (16/7) lalu.

Pokja Natalina meminta penjadwalan ulang. Belum tahu kapan lagi Pokja ini akan dipanggil KPK. Natalina ini dikenal oleh banyak rekanan atau pengusaha di Madina.

Pokja Natalina ini merupakan anak buah Plt Kadis PUPR Madina Elpi Yanti Harahap yang rumahnya sudah digeledah KPK di Gunungtua Panggorengan Kota Panyabungan. 

Baca Juga: Daftar 4 Nama Pejabat PUPR Madina Dipanggil KPK Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan, Ada Honorer Wanita

3. Mantan Bupati Kena Garap

Mantan Bupati Madina periode 2021 hingga 2025 Jafar Sukhairi Nasution ikut dipanggil KPK pada Rabu (16/7) soal dugaan korupsi pembangunan jalan di Sumut.

Sukhairi Nasution diduga dipanggil berdasarkan keterangan tersangka M Akhirun Efendi Siregar alias Kirun.

Jubir KPK Budi Prasetyo menyebut mereka sedang mendalami proyek-proyek yang dikerjakan tersangka Kirun di Madina.

Baca Juga: Siapa Yulia Wulandari? Oknum Guru SMAN 6 Garut Dituding Terlibat Aksi Bullying Siswa yang Berujung Bunuh Diri

4. Kajari Madina Diperiksa KPK

Selain pejabat Pemkab Madina, KPK juga memanggil Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mandailing Natal, Muhammad Iqbal, terkait kasus dugaan korupsi ini.

Kajari yang baru 11 bulan menjabat di Madina ini diduga diperiksa berdasarkan keterangan dari tersangka Kirun.

Iqbal diperiksa di Medan, Jumat (18/7) bersama Kasi Datun Kejari Madina Gomgoman Halomoan Simbolon.

5. Isabela Mangkir Tanpa Keterangan

Seorang warga Madina bernama Isabela yang dikenal sebagai pengurus rumah tangga mantan Bupati Madina, juga dipanggil KPK pada Rabu (16/7) lalu.

Namun Isabela tidak hadir tanpa keterangan yang jelas. Sosok Isabela ini diduga mengetahui dugaan korupsi pembangunan jalan di Sumut khususnya di Mandailing Natal.***