POJOKSATU.ID – Baru-baru ini publik tengah dihebohkan dengan kasus SDN 1 Kenayan di Tulungagung, Jawa Timur.
Seperti diketahui, sejumlah murid dari sekolah itu mendadak viral usai sawer seorang biduan saat acara perpisahan.
Berdasarkan informasi dihimpun, acara sawer-menyawer dengan biduan itu disinyalir atas dasar kemauan orang tua murid.
Baca Juga: Kepsek SDN 1 Kenayan Admim Kholisina soal Siswa Sawer Biduan saat Perpisahan: Kami Tidak Terlibat
Oleh karena itu, para orang tua murid yang terlibat dalam kasus tersebut sontak minta maaf usai jadi penyebab kegaduhan publik.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @dwioktariyadi pada Sabtu (21/6/2025).
Dalam unggahannya, permohonan maaf itu disampaikan langsung oleh salah satu orang tua murid berinisial RM.
Baca Juga: Gus Muhaimin: Bansos Maksimal 5 Tahun, Warga Miskin Harus Mandiri!
“Sehubungan dengan hal tersebut di atas saya dengan ini menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” jelasnya.
“Secara khusus kepada lembaga SDN 1 Kenayan dan secara umum kepada semua pihak yang merasa tidak nyaman dengan video tersebut,” lanjutnya.
Sebelumnya, kasus ini sempat ditanggapi Admim Kholisina, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 1 Kenayan.
Baca Juga: Telkom Siapkan Ribuan Talenta Digital Tangguh: Dari Kampus ke Industri Lewat Digistar Connect
Admim menuturkan dengan tegas bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam acara sawer-menyawer tersebut.
Sebab, acara yang mengundang biduan itu tidak lain atas dasar inisiatif para orang tua murid siswa kelas 6.
“Kami tidak terlibat dalam acara itu. Kami berharap orang tua bisa lebih bijak dalam merayakan momen perpisahan anak-anak,” jelasnya.
Baca Juga: Siswa SDN 1 Kenayan Viral Joget Hingga Sawer Biduan, Dewan Pendidikan Tulungagung: Sudah Cukup…
Kepsek SDN 1 Kenayan ini juga menambahkan bahwa pihak sekolah hanya menggelar acara perpisahan dengan nuansa formal.
Mengenai acara sawer-menyawer, Admim mengaku sama sekali tidak mengetahuinya meski digelar di ruang lingkup sekolah.
“Pihak sekolah hanya menggelar pelepasan siswa kelas 6 secara sederhana. Hanya ada paduan suara dan simbolis pelepasan balon," jelasnya.
“Tidak ada hiburan elekton maupun tampilan lain,” lanjut Kepsek SDN 1 Kenayan saat dikonfirmasi awak media. ***



