POJOKSATU.ID – Inilah sosok Siska Oktavia Rusdi (23) mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan Perbankan dan Pembangunan (STIE KBP) Padang, Sumatera Barat.

Seperti diketahui, nama Siska Oktavia Rusdi kembali jadi sorotan publik usai sempat dinyatakan hilang setahun lamanya.

Kini, mahasiswi STIE KBP Padang itu berhasil ditemukan di dalam sumur dalam keadaan tulang belulang

Baca Juga: Om Zein: Pelayanan Publik Mendekatkan yang Jauh dan Memudahkan yang Sulit

Yang mana, ditemukannya Siska Oktavia Rusdi tidak lama setelah kasus korban mutilasi Septia Adinda (23) di Padang Pariaman terkuak.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @creepyroom pada Jumat (20/6/2025).

Dalam unggahannya, jasad Siska ditemukan bersamaan dengan mahasiswi STIE KBP Padang lainnya, Adek Agustina (24).

Baca Juga: Siapa Septia Adinda? Korban Mutilasi di Padang Pariaman Diduga Gegara Tak Lunasi Utang Ternyata Mahasiswi STIE KBP

Yang mana, kedua korban pembunuhan itu sempat dinyatakan hilang tidak lama dieksekusi oleh pelaku, Satria Juhanda alias Wanda (25).

“Terkait kedua korban terakhir viral setahun lalu, karena sempat dilaporkan hilang namun jejak mereka tidak ditemukan,” jelasnya.

“Perbuatannya (pelaku) itu tidak terendus sama sekali karena usai melakukan pembunuhan, jasad korban langsung dimasukkannya ke dalam sumur tua,” lanjutnya.

Baca Juga: Ada Pungutan Liar hingga Penguasaan Kartu ATM, Mendiktisaintek Tegaskan KIP Kuliah Hak Penuh Mahasiswa, Imbau Laporkan Indikasi Penyalahgunaan

“Instansi lainnya telah mengeluarkan jasad kedua korban dari dalam sumur yang hanya tinggal tulang-belulang,” imbuhnya.

Diketahui, kedua jasad mahasiswi tersebut berhasil ditemukan pihak kepolisian usai Wanda selaku pelaku mengakui kejahatannya.

Yang mana, hal tersebut disampaikan Wanda tidak lama setelah dirinya ditangkap dalam kasus Septia selaku korban mutilasi.

Baca Juga: GLMPK Gugat 18 Desa di Bayongbong Garut ke Komisi Informasi

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir terkait perkembangan kasus tersebut.

“Pelaku mengaku membunuh dua perempuan lainnya dan membuang jenazah mereka ke dalam sumur,” jelasnya.

“Berdasarkan pengakuan tersebut, kami lakukan penggalian dan evakuasi,” lanjut Kapolres Padang Pariaman. ***