POJOKSATU.ID – Belum lama ini nama Lindswell Kwok, mantan atlet wushu tengah ramai disorot publik.
Tidak lain, hal ini terjadi usai dirinya singgung Presiden Prabowo Subianto soal pemberian hadiah bagi Kemenangan Timnas Indonesia.
Di mana, hadiah tersebut tidak lain berupa jam tangan rolex yang disinyalir mencapai ratusan juta rupiah.
Baca Juga: Kolaborasi dengan Akademisi, Kementan Percepat Transformasi Pertanian Modern
Usut punya usut, Lindswell Kwok menilai adanya ketimpangan sosial bagi para atlet cabang olahraga lainnya ini ternyata seorang mualaf.
Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media jawapos.com pada Selasa (10/6/2025).
Dalam artikelnya, Lindswell dikonfirmasi telah memeluk agama Islam usai laga tanding pada 2018 silam.
Tidak lama setelah mualaf, mantan atlet wushu ini menikah dengan pria muslim yang juga olahragawan di cabang sama, Achmad Hulaefi.
“Usai menjuarai Asian Games 2018 dan memutuskan pensiun dari olahraga yang membesarkan namanya tersebut, Lindswell kini sudah menggunakan hijab,” jelasnya.
“Hubungan antara Hulaefi dan Lindswell baru terkuak saat Asian Games 2018,” lanjut laporan artikel.
“Selama ini, asmara keduanya memang tertutup cukup rapat dan tidak terendus oleh publik,” tambahnya.
Tidak heran, latar belakang spiritual Lindswell kembali disorot publik usai dirinya tengah jadi topik perbincangan.
Seperti diketahui, mantan atlet wushu ini berakhir jadi perbincangan publik usai sindir hadiah pemberian Prabowo.
Baca Juga: Nadiem Makarim Sebut Pengadaan Laptop Chromebook Dikawal Kejagung juga Kosultasi ke KPPU
Yang mana, Presiden RI ke-8 itu diketahui memberikan hadiah berupa jam tangan rolex kepada seluruh pemain timnas.
Menyikapi hal tersebut, Lindswell menilai adanya ketimpangan dan diskriminasi bagi para atlet cabang olahraga yang lain.
Tidak hanya itu, dirinya juga menyinggung soal anggaran yang dialokasikan kepada para atlet cabang olahraga sepak bola.
Dalam pengalokasian anggaran, Lindswell menilai peran pemerintah sangat mengesampingkan para atlet cabang olahraga lainnya.
“Sebelumnya boleh cek sendiri anggaran untuk masing2 cabor (cabang olahraga) di tahun ini,” utasnya yang dikutip dari portal Pojkosatu.id.
“Bola mendekati Rp200 miliar, cabor lain? Rp10 – Rp30 miliar. Jauh ga? Merata tidak?,” tambahnya. ***



