POJOKSATU.ID – Inilah sosok Djaka Budi Utama, perwira tinggi aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Seperti diketahui, belum lama ini nama Djaka Budi Utama tengah ramai jadi perbincangan publik.

Tidak lain, hal ini dikarenakan Letjen TNI tersebut dikabarkan akan menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai.

Baca Juga: Profil Djaka Budi Utama, Perwira Tinggi TNI Dikabarkan Jadi Dirjen Bea Cukai

Berdasarkan informasi dihimpun, Djaka Budi Utama yang diproyeksikan jadi Dirjen Bea Cukai ini ternyata bagian dari eks Tim Mawar.

Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media jawapos.com pada Rabu (21/5/2025).

Dalam unggahannya, Djaka dikonfirmasi sempat menjadi bagian dari tim “penculik” para aktivis era 90-an.

Baca Juga: Komisi III DPRD Kota Bekasi Apresiasi BUMD PT Migas Sebagai Mitra Terbaik PT Pertamina EP

“Sebelum menjadi petinggi TNI, kariernya sudah dimulai sejak 1997 dengan tergabung dalam anggota Tim Mawar,” jelasnya.

“Yang merupakan dalang dibalik penculikan para aktivitas pro-demokrasi hingga 1998,” lanjut laporan artikel.

Tidak heran, latar belakang Djaka ini ramai disorot publik lantaran dirinya dikabarkan menjadi pejabat pemerintah.

Baca Juga: Rayakan Setengah Abad Kejayaan: AHM Hadirkan Honda Gold Wing Edisi Spesial dengan Kemewahan Maksimal

Beberapa di antaranya turut mengaitkan kabar tersebut dengan stabilitas politik yang disebut sudah tidak lagi efektif.

“Dirjen Bea Cukai TNI aktif, Prabowo gak peduli UU, direvisi jadi gak ada guna, UU ditabrak sistem pemerintahan tata negara,” cuit @CarolineSarah5.

“Setelah Jokowi, inilah presiden yg gak peduli UU dan hukum. Semua ditabrak sesuai kemauannya,” ketik @Yens0906.

Baca Juga: Pemkot Pemkot Bandung dan Balai Bahasa Jajaki Kerja Sama Penguatan Bahasa Indonesia Hingga Pelestarian Bahasa Sunda

“Bukan hal ngagetin harusnya, toh prabski sering ngomong berkuasa biar usaha dan asetnya gak ada yg macet lagi,” cuitan @jellygamalama.

Perlu diketahui, kabar soal Djaka akan menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai ini mencuat usai dirinya hadir di Istana Negara pada Selasa (20/5/2025).

Yang mana, dirinya hadir di Istana Negara tidak lain untuk memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto. ***