POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus AKP Ponijo, Kapolsek Belawan, Medan, Sumatera Utara.
Seperti diketahui, belum lama ini nama AKP Ponijo tengah ramai jadi perbincangan publik di media sosial.
Dikarenakan, dirinya dikabarkan telah menjadi korban tindak penganiayaan pelaku tawuran antar remaja.
Berdasarkan informasi beredar, AKP Ponijo kini tengah dirawat di rumah sakit usai terkena lemparan batu.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media sumutpost.jawapos.com pada Rabu (7/5/2025).
Dalam artikelnya, Ponijo berakhir mengenaskan lantaran hendak membubarkan aksi tawuran di Jalan Stasiun Simpang Kantor Camat Belawan.
Yang mana, aksi tawuran ini melibatkan beberapa kelompok yang saling bentrokan pada Selasa (6/5/2025).
“Kapolsek Belawan AKP Ponijo pun menjadi korban dalam peristiwa itu, saat Ia mencoba membubarkan aksi tawuran,” jelas dikutip.
Namun, Ponijo yang berupaya membubarkan aksi tawuran sekelompok remaja itu justru berakhir menjadi korban.
Baca Juga: Lima Tahun Berjaya, Bank Mandiri Kembali Harumkan Indonesia di Forbes World’s Best Bank 2025
Sebab, Kapolsek Belawan ini terkena lemparan batu oleh salah satu remaja yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut.
Alhasil, dirinya sontak dilarikan ke rumah sakit terdekat usai mendapatkan luka dari aksi pelaku bengis.
“Perwira berpangkat tiga balok kuning itupun mengalami luka dibagian hidung akibat dilempar batu oleh salah seorang pelaku tawuran,” jelasnya.
“AKP Ponijo langsung dilarikan ke rumah sakit Angkatan Laut Dr.Komang Makes Belawan untuk mendapatkan perawatan,” lanjut laporan artikel.
Usut punya usut, insiden tawuran ini ternyata tidak hanya terjadi terhadap Kapolsek Belawan itu saja.
Seperti diketahui, Kapolres Belawan AKBP Oloan Siahaan juga ikut menjadi korban aksi tawuran remaja.
Baca Juga: BOCORAN Pelaksanaan CPNS 2025 dari Pemerintah Pusat, Cek Info Lengkapnya di Sini!
Yang mana, para pelaku aksi tawuran ini melakukan pemberontakan dengan melempar batu ke mobil dinas Oloan.
Menyikapi hal ini, Oloan sontak mengambil langkah tegas dengan memberikan peringatan melalui tembakan udara.
Alih-alih demikian, hal tersebut justru semakin memicu para pelaku melancarkan aksinya hingga berulang kali.
Tidak tinggal diam, Oloan langsung mengarahkan tembakan ke arah sekelompok pemuda tersebut.
Akibatnya, dua orang diketahui mendapatkan luka di bagian tubuh usai ditembak oleh Kapolres Belawan. ***



