POJOKSATU.ID - Salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi siswa sekolah di berbagai daerah. Namun belakangan ini, program MBG menjadi sorotan tajam karena ramainya dugaan kasus keracunan.

Berdasarkan penelusuran, sepanjang Oktober 2024 hingga April 2025 tercatat setidaknya delapan insiden serupa yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Bapak Ibu Guru Harus Tahu Penyebab Kode 13 Tiba-tiba Berubah Menjadi Kode 04! Cek Solusinya di Sini!

Adapun 8 peristiwa yang diduga keracunan MBG tersebut adalah:

1. Nganjuk, Jawa Timur
Insiden pertama ini terjadi pada Rabu (2/10/2024) lalu di SDN Banaran, Kecamatan Kertosono.

Pada saat itu, sekolah menerima sekitar 300 paket makanan dalam rangka uji coba program Makan Bergizi Gratis.

Untuk memastikan keamanan konsumsi, sejumlah guru mencicipi menu terlebih dahulu.

Baca Juga: RUU Statistik Terus Digodok, Komdigi dan Kemendag Dilibatkan, Kewenangan BPS dalam Akuisisi Data Nasional Diperkuat

Namun, ditemukan salah satu menu yang dianggap tak layak konsumsi dan akhirnya disisihkan di lorong.

Namun, beberapa siswa mengambil dan mengonsumsi makanan tersebut, hal tersebut diduga karena kelelahan setelah pelajaran olahraga.

Akibatnya, sebanyak tujuh siswa mengalami gejala keracunan.

2. Sukoharjo, Jawa Tengah
Kasus kedua terjadi di SDN Dukuh 3, Sukoharjo, pada Kamis(16/1/2025).

Baca Juga: Viral Video Wamen Tenaga Kerja Dicueki Perusahaan Penahan Ijazah di Pekanbaru, Saya Wakil Menteri Mas

Usai menyantap makanan MBG, siswa dari kelas 1 hingga 6 mengeluhkan mual, pusing, dan beberapa bahkan mengalami muntah.

Ada beberapa siswa mengaku mencium aroma tak segar dari menu ayam yang diberikan.

Menanggapi hal ini, sekolah segera menghubungi pihak SPPG serta Puskesmas Sukoharjo Kota.

Kepala Puskesmas, Kunari Mahanani, menyampaikan bahwa Kodim 0726 Sukoharjo yang mengelola dapur MBG mengakui terdapat kekurangan dalam proses pemasakan ayam.

Baca Juga: Biduan Windy Idol Dicecar KPK: Bongkar Aliran Dana Haram Eks Pejabat Mahkamah Agung?

3. Nunukan, Kalimantan Utara
Kasus ketiga muncul di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Peristiwa ini terjadi pada Senin (13/1/2025).

Siswa dan guru dari SDN 03 serta siswa SMAN 2 Nunukan Selatan mengalami keluhan mual hingga mencret usai menyantap menu ayam kecap dari program MBG.

Menurut laporan, menu tersebut disajikan bersamaan di dua sekolah berbeda pada hari yang sama.

Baca Juga: Tak Hanya di Jawa, Insiden Kesehatan Pasca Konsumsi MBG Juga Dilaporkan dari Berbagai Daerah di Luar Pulau Jawa

4. Pandeglang, Banten
Selanjutnya terjadi peristiwa yang sama pada Rabu (19/2/2025), di Pandeglang.

Sebanyak 28 siswa SDN 2 Alaswangi, Kecamatan Menes, dilaporkan mengalami gejala pusing, muntah, mual, dan diare usai menerima makanan MBG.

Meski begitu, pihak sekolah menolak menyebut insiden ini sebagai kasus keracunan.

Mereka lebih menyebut kondisi siswa mengarah pada gangguan pencernaan biasa, bukan akibat makanan dari program pemerintah.

Baca Juga: Ternyata MUDAH, Bongkar RAHASIA Sudut, Segi Empat, Segitiga Hingga Diagram, 20 Soal Geometri Bangun Datar dan Sudut, untuk SMP Kelas 7 Semester 2

5. Waingapu, Sumba Timur, NTT
Selanjutnya, ada sebanyak 29 siswa dari SDK Andaluri, Kecamatan Kota Waingapu, Nusa Tenggara Timur, juga mengalami keluhan kesehatan pada Selasa (18/2/2025).

Gejala yang dirasakan meliputi mual, sakit perut, pusing, dan muntah.

Namun, pengelola dapur MBG Sumba Timur menyatakan bahwa siswa hanya mengalami reaksi alergi, bukan keracunan makanan.

Baca Juga: KEJUTAN di AKHIR LAGA, Pertamina Enduro dan LavAni JUARA PUTARAN Pertama Final Four Proliga 2025, Bawa Pulang Rp 60 Juta, Klasemen TERBARU Jadi Begini

6. Batang, Jawa Tengah
Pada Senin (14/4/2025), sekitar 60 siswa SDN Proyonanggan 5 di Batang jatuh sakit setelah menyantap menu MBG.

Gejala yang dirasakan sebagian besar adalah sakit perut dan mual.

Diduga, mie yang menjadi bagian dari menu hari itu menjadi penyebabnya, meski belum ada kepastian dari hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Final Four Proliga 2025, LavAni TAK TERBENDUNG, LibasJuara Bertahan Bhayangkara Presisi TANPA AMPUN

7. Cianjur, Jawa Barat
Kasus terbaru terjadi di Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/4/2025).

Kali ini jumlah korbannya cukup banyak, yakni mencapai 83 siswa yang terdiri dari 55 siswa MAN 1 Cianjur dan 28 siswa SMP PGRI Cianjur.

Usai mengonsumsi makanan MBG, mereka mengeluhkan gejala keracunan seperti mual dan muntah.

Baca Juga: SKTPG Hijau Kode 08, Pencairan TPG Masih Abu-abu? SP2D Jadi Penghalang, Guru Disarankan Cek Rekening Setelah Dua Minggu

8. Bombana, Sulawesi Tenggara
Terakhir kasus diduga keracunan MBG terjadi, kemarin, Rabu (23/4/2025). Puluhan siswa mengalami muntah-muntah usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Insiden ini terjadi di SDN 33 Kasipute dan SD 08 Kasipute.

Petugas kesehatan memeriksa para siswa, memberikan obat, serta memantau kondisi mereka hingga malam hari. Petugas juga memeriksa sampel makanan yang dikonsumsi para siswa.

Baca Juga: Bebek Wuhan

Kejadian tersebut telah mendapat perhatian dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyatakan tengah melakukan investigasi mendalam untuk memastikan apakah benar makanan MBG menjadi penyebab utama dari insiden tersebut. ***