POJOKSATU.ID – Belum lama ini nama Frans Manansang tengah ramai jadi perbincangan publik.

Pasalnya, Frans Manansang selaku salah satu pemilik Taman Safari Indonesia ikut diseret dalam kasus tindak pidana.

Yang mana, dirinya dituding sebagai dalang eksploitasi dan perbudakan para pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI).

Baca Juga: Amunisi Baru Diturunkan, Jordan Thompson Langsung MENYALA, Bawa Pertamina Enduro PADAMKAN Electric PLN 3-1 di Laga Awal FINAL FOUR PROLIGA 2025

Berdasarkan informasi beredar, salah satu eks pemain sirkus OCI itu dianiaya hingga dipaksa tampil saat hamil.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarjember.jawapos.com pada Kamis (17/4/2025).

Dalam artikelnya, korban yang mengaku dieksploitasi saat bekerja sebagai pemain sirkus itu dikonfirmasi berjumlah tiga orang.

Baca Juga: UPDATE Pencairan TPG di Tanggal 17 April 2025: Ada Dua Perubahan Penting di Info GTK, Data Valid Tunjangan Auto Siap Dicairkan

Diketahui, pengakuan ini disampaikan para korban saat hadir di Kantor Kementerian HAM pada Selasa (14/4/2025).

Yang mana, salah satu di antaranya bernama Butet, mengaku diperbudak hingga dipaksa tampil saat hamil.

“Kalau main saat show tidak bagus, saya dipukuli. Pernah dirantai pakai rantai gajah di kaki, bahkan untuk buang air saja saya kesulitan,” jelasnya.

Baca Juga: Daerah Ini Serahkan SK CPNS dan PPPK Bersamaan dan Lebih Cepat, 1 Juni Serentak Ngantor

“Saat hamil pun saya dipaksa tetap tampil. Setelah melahirkan, saya dipisahkan dari anak saya, saya tidak bisa menyusui,” lanjutnya.

“Saya juga pernah dijejali kotoran gajah hanya karena ketahuan mengambil daging empal,” imbuh Butet.

Tidak heran, kasus ini menyita perhatian publik lantaran Frans dikenal bukan dari kalangan sembarangan.

Baca Juga: Sosok Frans Manansang, Salah Satu Pemilik Taman Safari Indonesia Diduga Terlibat Kasus Eksploitasi Eks Pemain Sirkus OCI

Seperti diketahui, Taman Safari Indonesia yang dikelola oleh Frans berada di bawah kepemilikan keluarga Manansang.

Berdasarkan informasi beredar, terdapat empat nama yang memiliki peran dalam pengembangan tempat wisata tersebut.

Di antaranya, empat nama itu tidak lain, Hadi Manansang, Jansen Manansang, Frans Manansang, dan Tony Sumampau.

Baca Juga: Fakta Baru, Wahyu Setiawan Blak-blakan AKUI TERIMA Rp150 Juta untuk PAW Harun Masiku, Begini Transaksi Uang Panas Itu Terjadi

Yang mana, keempat pemilik tempat wisata ini cukup terkenal sebagai sosok penting dalam pengembangan Taman Safari Indonesia.

Sebab, usaha keluarga itu diketahui sudah berekspansi di beberapa wilayah dengan nama Taman Safari Bogor, Bali Safari & Marine Park, dan Batang Dolphin Center.

Namun, kiprah para pemilik Taman Safari Indonesia ini justru berakhir dicecar usai diduga terlibat dalam kasus eksploitasi eks pemain sirkus OCI. ***