POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus penganiayaan dua bocah balita di kamar kos kawasan Jakarta Utara (Jakut) kian memanas.
Seperti diketahui, pelaku penganiayaan para korban ini tidak lain bernama Eka Chandra Wijaya (29).
Yang mana, Eka Chandra Wijaya telah ditangkap usai terbukti telah melakukan tindak kejahatan tersebut hanya karena kesal melihat korban ngompol.
Baca Juga: Menembus Macet dengan Aman: Etika dan Teknik Berkendara di Tengah Kepadatan Jalan
Usut punya usut, korban yang dianiaya Eka Chandra Wijaya hingga lebam ini ternyata anak kandung dari pacar pelaku sendiri.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @bacottetangga pada Kamis (10/4/2025).
Dalam unggahannya, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Ahmad Fuady turut menanggapi kasus tersebut.
Baca Juga: Tampang Eka Chandra Wijaya, Pelaku Penganiayaan Dua Bocah Balita Hingga Lebam di Kamar Kos Jakut
Ahmad menuturkan bahwa Eka melakukan tindakan bengis itu lantaran geram dengan tindakan korban.
Sebab, para korban saat itu diketahui tengah ngompol hingga Buang Air Besar (BAB) di atas kasur.
Diketahui, pelaku mengetahui korban ngompol di atas kasur lantaran dirinya tinggal bersama dengan sang kekasih.
Oleh karena itu, pelaku sontak melakukan penganiayaan terhadap para korban hingga mengalami luka-luka.
“Pelaku sempat melakukan kekerasan fisik kepada korban,” jelas Kapolres Metro Jakarta Utara yang dikutip dari unggahan akun.
Diketahui, kasus ini terkuak usai pihak kepolisian menerima laporan dari warga setempat terkait insiden tersebut.
Baca Juga: Dari Sidoarjo ke Dunia: Kisah Sukses Parfum Lokal Tembus Pasar Ekspor Berkat Pemberdayaan BRI
Yang mana, para warga melaporkan bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana di sebuah kamar kos kawasan Teluk Gong, Penjaringan, Jakut.
Berdasarkan informasi dihimpun, dugaan itu diketahui oleh para warga usai mendengar suara tangisan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Curiga dengan hal tersebut, para warga sontak melakukan investigasi di dalam kamar kos untuk mengetahui apa yang telah terjadi.
Bukan main, mereka yang masuk ke dalam kamar tersebut sontak dikejutkan dengan kondisi dua bocah balita.
Yang mana, kedua korban itu tampak jelas membutuhkan perawatan medis lantaran memiliki sekujur luka lebam.
Oleh karena itu, para warga yang mengetahui hal tersebut sontak melaporkan pelaku kepada pihak kepolisian. ***


.webp)
