POJOKSATU.ID - Cek kronologi kasus Juwita (23), jurnalis wanita asal Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Seperti diketahui, belum lama ini nama Juwita tengah ramai jadi perbincangan publik di media sosial.

Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai dirinya dikabarkan telah menjadi korban tindak pidana berupa pembunuhan.

Baca Juga: Gandeng Anggota DPR dan DPD RI Dapil Jambi Dorong Peningkatan Pendidikan di Jambi, UIN STS Gelar Silaturahmi

Berdasarkan informasi beredar, Juwita berakhir tewas usai dibunuh oleh oknum TNI AL yang tidak lain kekasihnya sendiri, yakni Jumran.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media Antaranews.com pada Minggu (30/3/2025).

Dalam artikelnya, Juwita dikonfirmasi menjadi korban pembunuhan oleh terduga sosok prajurit TNI AL.

 Baca Juga: Kumpulan Pantun Ucapan Selamat Idul Fitri 1446 H/2025, Cocok untuk Status WA atau Dikirim ke Grup Keluarga

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Lanal Balikpapan, Mayor Laut PM Ronald Ganap.

Ronald menuturkan bahwa dalang tewasnya jurnalis asal Kalsel tersebut tidak lain dilakukan oleh salah satu bawahannya.

“Oknum itu berinisial J pangkat kelasi satu, bertugas di Lanal Balikpapan baru sekitar 1 bulan,” jelasnya.

 Baca Juga: Komisi IX DPR RI dan BGN Gencar Sosialisasikan Program MBG di Kabupaten Bandung

“Sebelumnya, yang bersangkutan pernah bertugas di Lanal Banjarmasin” lanjut Dandenpom Lanal Balikpapan.

Seperti diketahui, kasus ini mencuat usai Juwita ditemukan dalam keadaan tidak berdaya pada Sabtu (22/3/2025).

Yang mana, korban ditemukan oleh warga setempat di kawasan Gunung Kupang, Cempaka, Banjarbaru sekitar pukul 15.00 WITA.

 Baca Juga: Lebaran di Rumah Aja? 4 Ide Aktivitas Seru yang Bisa Kamu Lakukan untuk Menikmati Libur Idul Fitri

Namun, keberadaan Juwita yang ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi ini sempat diklaim sebagai korban kecelakaan tunggal.

Padahal, warga yang pertama kali menemukan jasad jurnalis wanita itu mengaku bahwa meninggalnya Juwita bukan karena kecelakaan.

Sebab, tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Juwita merupakan korban kecelakaan tunggal.

Baca Juga: Niat Sholat Ied atau Idul Fitri: Bacaan, Tata Cara, dan Keutamaannya

Lebih lanjut, kasus ini sontak ditindaklanjuti oleh pihak berwenang guna mengetahui pasti tewasnya jurnalis wanita tersebut.

Bukan main, Juwita yang sebelumnya sempat diklaim mengalami kecelakaan tunggal ini ternyata korban pembunuhan.

Yang mana, hal ini diketahui usai aparat kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga: Tiket Kereta Api Masih Tersisa 14 Persen dari Total Kuota untuk Perjalanan Mudik Lebaran 2025

Tidak hanya itu, pelaku pembunuhan ini juga disimpulkan merupakan sosok terdekat jurnalis wanita tersebut.

Kasus ini juga turut ditanggapi oleh kuasa hukum pihak keluarga korban, yakni Muhammad Pazri.

Pazri menuturkan bahwa Juwita berakhir mengenaskan usai menjadi korban penganiayaan oleh sang kekasih.

Baca Juga: Meriahkan Idul Fitri 1446 Hijriah, Cek 20 Link Twibbon Lebaran 2025 Ini, Lengkap Cara Pasangnya

Yang mana, tindak pidana itu dilakukan Jumran saat sedang berada di sebuah mobil dengan korban.

Hal ini diketahui Pazri usai menerima keterangan dari aparat penegak hukum yang berhasil meringkus pelaku.

“Yang lebih menguatkan adalah bahwa pelaku mengakui perbuatannya, pelaku mengeksekusi korban di dalam mobil,” jelasnya.

Baca Juga: Link Streaming dan Prediksi Pertandingan Barcelona vs Girona, Minggu 30 Maret: Blaugrana Mode Perkasa

“Kami cukup puas dengan penyidik berkaitan pasal yang dituduhkan kepada terduga pelaku,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, kuasa hukum keluarga korban ini juga menambahkan bahwa perbuatan Jumran merupakan sebuah pembunuhan berencana.

Namun, terkait motif dan tujuan pelaku masih tengah didalami oleh kuasa hukum hingga aparat kepolisian.

 Baca Juga: H-1 Lebaran 9 Desa di Kabupaten Berau Masih Dikepung Banjir Bandang, Sebagian Warga Memilih Bertahan di Rumah

“Dari bukti sementara ini, kami yakin ini adalah pembunuhan berencana oleh oknum TNI AL,” pungkasnya. ***