POJOKSATU.id - Menjelang Hari Raya Idul Fitri warga di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur masih berhadapan dengan musibah banjir.
Setidaknya 9 desa di Kabupaten Berau masih terkepung banjir sejak 4 hari lalu.
Hingga H-1 Lebaran banjir belum kunjung surut. Tingginya intensitas hujan selama beberapa hari terakhir juga membuat debit air di sungai terus naik.
Salah satu dari 9 desa di Kabupaten Berau yang masih tergenang banjir adalah Kampung Pegat Bukur.
Meski dilanda banjir, masih ada warga yang tetap bertahan di rumahnya dan ada pula yang memilih mengungsi ke daerah yang lebih aman.
Baca Juga: Serba-serbi Mudik: Balita Ketinggalan di Rest Area Tol Cipali, Ditemukan Menangis di Dalam Toilet
Wakil Bupati Berau, Gamalis mengatakan bahwa bencana banjir yang terjadi pada tahun ini cukup besar dibandingkan dengan sebelumnya.
Gamalis yang langsung meninjau lokasi banjir di Kampung Pegat Bukur dan menyampaikan bahwa bencana banjir kali ini memerlukan penanganan khusus.
"Di tengah kondisi yang cukup memprihatinkan di mana ini adalah sebuah banjir yang cukup besar sehingga memerlukan penanganan yang lebih khusus lagi. Khususnya juga bantuan-bantuan," katanya.
Banjir yang mengepung Kampung Pegat Bukur ini terjadi akibat Sungai Kelai yang meluap imbas tingginya intensitas hujan sepanjang pekan.***
