POJOKSATU.id - RTH, warga Tulungagung, pelaku mutilasi Uswatun Khasanah, benar-benar edan gila.

Bagaimana tidak, pelaku pembunuhan dan mutilasi Uswatun Khasanah janda cantik sales kosmetik itu membuang potongan tubuh korban di beberapa lokasi.

Pelaku seorang pria diidentifikasi berisnial RTH, warga Tulungagung.

Pria berusia 33 tahun itu ditangkap Tim Jatanras Polda Jawa Timur bersama Polres Ngawi dan Polres Tulungagung.

Baca Juga: Ini Loh Tampang dan Identitas Pria Pelaku Mutilasi Ngawi Uswatun Khasanah Janda Cantik Sales Kosmetik, Warga Tulungagung Ditangkap di Madiun

Penangkapan terhadap RTH itu dilakukan di Madiun, pada Sabtu 25 Januari 2025 malam.

Pengakapan pelaku mutilasi Uswatun Khasanah itu juga dibenarkan Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Farman.

Farman menyatakan, pelaku ditangkap di Madiun pada Sabtu 25 Januari 2025 malam,

"Inggih (iya, sudah ditangkap semalam)," jawab dia ditanya wartawan.

Baca Juga: Pelaku Mutilasi Ngawi Uswatun Khasanah Ditangkap, Dieksekusi Setelah Cek In di Hotel di Kediri

Kendati demikian, Farman masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus ini.

Namun ia menjanjikan akan segera mempubliikasikan ke publik secepatnya setelah penyelidikan rampung.

"Nanti kita rilis ya," sambungnya.

 

Eksekusi di Hotel, di Kediri

Untuk diketahui, dalam kasus ini, ada 3 tempat kejadian perkara atau TKP.

TKP pertama yakni di sebuah hotel di Kota Kediri yang menjadi lokasi eksekusi 2 kali janda berusia 29 tahun asal Kecamatan Garum Kabupaten Blitar itu.

Di lokasi tersebut, diduga korban dihabisi dan tubuhnya dipotong-potong menjadi beberapa bagian.

Potongan tubuh korban itu kemudian dimasukkan ke dalam koper merah.

Baca Juga: Uswatun Khasanah Korban Mutilasi Ngawi Ternyata Janda Kerja jadi Sales Kosmetik di Tulungagung, Fakta Baru Suami Ketiga Korban

Selanjutnya koper tersebut dibuang di di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, dan ditemukan pada Kamis (23/1) lalu.

Di dalam koper tersebut, pelaku hanya memasukkan potongan tubuh dan tangan korban saja.

Sementara potongan kepala dan kaki dibuang di lokasi lainnya.

Keberadaan Uswatun Khasanah di hotel tersebut dituturkan Lilin Sulistyowati, pemilik warung di dekat hotel tempat korban cek in.

Baca Juga: Uswatun Khasanah Korban Mutilasi Ngawi Hamil? Ada Petunjuk Pelaku? Ini Jawaban Terbaru Polisi, Sandal Mewah Luar Negeri jadi Misteri

Kepada wartawan, Lilin mengaku pernah melihat Uswatun Khasanah datang ke warungnya beberapa hari sebelumnya untuk membeli soto.

"Dia belanja di sini dua kali, nggak tahu (lupa) hari apa lupa," beber dia.

Saat itu, janda yang memiliki 2 anak dari 2 pernikahan sebelumnya itu datang hanya sendirian dan selalu mengenakan masker.

"Orangnya diem aja kalau belanja di sini," ungkap dia.

 

Kepala di Trenggalek

Setelah menagkap pelaku, polisi akhirnya mengetahui lokasi potongan kepala dan kaki.

Dimana potongan kepala dibuang oleh pelaku di Kabupaten Trenggalek.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Eko Widiantoro mengatakan, potongan kepala ditemukan di pinggir jembatan Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Minggu (26/1) sekitar pukul 08.00 WIB.

"Jadi, tim Polda Jatim meminta bantuan untuk mencari potongan tubuh korban mutilasi Ngawi. Ketemunya di pinggir jalan, posisinya di bawah jembatan," kata AKP Eko Widiantoro.

Baca Juga: Anaknya jadi Korban Mutilasi Ngawi, Keluarga Minta Pelaku Segera ditangkap, Polisi Temukan Fakta Baru

Potongan kepala yang terbungkus platik itu kemudian dievakuasi ke RSUD dr Soedomo, Trenggalek.

"Untuk selanjutnya ditangani langsung oleh Polda Jatim," jelasnya.

 

Kaki di Ponorogo

Selanjutnya dilakukan pencarian potongan kaki yang ditemukan di Kabupaten Ponorogo.

Potongan kaki tersebut ditemukan oleh warga di Desa Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Jasad Wanita Korban Mutilasi di Ngawi Akhirnya Terungkap, Begini Penjelasan Polisi

Saat ditemukan, potongan kaki Uswatun Khasanah tersebut terbungkus plastik.

Kasus ini kemudian ditangani langsung Ditrekrimum Polda Jawa Timur.

"Langsung Polda ya, soalnya yang menanganai kasus tersebut langsung Polda," ucap Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo.

 

Dikeler ke Polda Jatim

Sementara, RTH pelaku mutilasi Uswatun Khasanah akhirnya dikeler ke Ditreskrimum Polda Jatim, pada Minggu 26 Januar 2025 sekitar pukul 21.33 WIB.

RTH berjalan dikawal ketat anggota Jatanras Polda Jatim dengan kedua tangan diborgol di belakang.

Mengenakan celana jeans panjang, kaos hitam dan kemeja hitam kancing terbuka, pelaku menundukkan wajahnya saat dikeler polisi.

Saat awak media berusaha mengabadikan wajahnya, RTH makiin menunduk menyembunyikan tampangnya agar tak tersorot kamera.

Baca Juga: Motif Hubungan Gelap Berujung Mutilasi, Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan Mayat tanpa Kepala di Jakut

Selain membawa pelaku mutilasi Uswatun Khasanah, polisi juga membawa sejumlah barang bukti.

Diantaranya sebuah mobil SUB warna putih yang digunakan pelaku membuang potongan tubuh korban dan sebuah mobil sedan.

Sejumlah barang bukti lain terkait kasus ini juga ikut diamankan.

Dimana penyidik terlihat membawa tas plastik warna hitam yang berisi sejumlah bukti lainnya masuk ke Ditrekrimum Polda Jatim.

Baca Juga: Pilu, Wanita Korban Mutilasi di Muara Baru Ternyata Punya 4 Anak

Hal itu dibenarkan PS Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKP Fauzi membenarkan.

Dia juga membenarkan RTH ditangkap di Madiun oleh Tim Subdit III Jatanras Polda Jatim bersama Polres Ngawi dan Polres Tulungagung.

"Ya, itu BB (barang bukti). Ditangkap di Madiun. Mohon waktu," singkat dia.***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS