POJOKSATU.ID – Kasus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro kian memanas.
Seperti diketahui, belum lama ini Satryo Soemantri Brodjonegoro didemo besar-besaran oleh para bawahannya.
Yang mana, dirinya disebut arogan usai pecat salah seorang pegawai bernama Neni Herlina lewat pesan singkat WhatsApp (WA).
Baca Juga: Tampil Flawless dengan Cushion Minim Oksidasi, Harga Cuma di Bawah 100 ribu!
Namun, tudingan tersebut dibantah tegas oleh Satryo Soemantri Brodjonegoro usai dirinya didemo para ASN Kemendikti Saintek.
“Nggak ada sama sekali (terkait arogansi dan penamparan) tidak ada benar” ucap Satryo yang dikutip Pojoksatu.id dari akun X milik @Mdy_Asmara1701.
Hal ini disampaikan Satryo usai dirinya didemo habis-habisan lantaran diduga telah bertindak semena-mena.
Seperti diketahui sebelumnya, aksi demonstrasi di gedung Kemendikti Sainte kini terjadi usai adanya pengakuan dari Neni.
Neni mengaku bahwa dirinya telah dipecat secara sepihak melalui pesan singkat hanya karena masalah sepele.
Yang mana, dirinya mengaku dipecat tidak lain terkait persoalan wifi di rumah dinas Mendikti Saintek.
Kasus bermula ketika Satryo saat itu diketahui hendak mempercepat jaringan di rumah dinas dengan memasang wifi.
Padahal, waktu sudah menunjukkan larut malam saat Satryo menyuruh Neni mengatasi permasalahan jaringan di rumah dinas.
“Pak Menteri maunya segera, alhasil kita meminta mereka (petugas) untuk menyegerakan,” ucap Neni.
Seperti diketahui, Neni merupakan ASN Kemendikti Saintek yang ditugaskan pada divisi Hubungan Masyarakat (Humas).
Namun, dirinya mendapat penugasan baru dengan merangkap sebagai penanggung jawab rumah tangga rumah dinas Mendikti Saintek.
Lebih lanjut, Neni yang mendapat arahan dari Satryo untuk mengatasi permasalahan jaringan ini justru berakhir mengenaskan.
Baca Juga: Statistik Pengumuman Seleksi CPNS 2024: Update Terbaru dari BKN!
Yang mana, dirinya disebut tidak becus dalam bekerja saat menangani permasalahan rumah dinas.
Dikarenakan, pemasangan wifi di rumah dinas Satryo ini disinyalir terlalu lama saat ditangani oleh para petugas.
Alhasil, Neni yang disebut tidak sigap dalam menangani permasalahan tersebut dipecat secara tiba-tiba melalui WA.
“Saya di WA, ‘saya pecat kamu’. Iya (pemecatan dari WA) iya juga gaada (surat pemecatan),” pungkas Neni yang dikutip Pojoksatu.id dari akun X @Ary_DatangLagi. ***


